Pencanangan Kampung KB, Sekot Kendari : Keluarga Harus Jadi Basis Revolusi Mental – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Metro Kendari

Pencanangan Kampung KB, Sekot Kendari : Keluarga Harus Jadi Basis Revolusi Mental

 

KENDARIPOS.CO.ID — Upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kota Kendari. Berbagai program dijalankan. Salah satunya melalui pencanangan kampung Keluarga Berencana (KB) di seluruh wilayah kecamatan di Kota Lulo ini. Kampung KB tersebut akan mendorong pembinaan masyarakat melalui peran keluarga kecil sejahtera.

Sekretaris Kota (Sekot) Kendari, Alamsyah Lotunani mengatakan peran keluarga akan dioptimalkan sebagai basis revolusi mental anggota masyarakat. Menurutnya, keluarga yang sejahtera akan menjadi garda terdepan pembentukkan mental masyarakat menjadi lebih baik dan progresif atau berkemajuan.

“Untuk itu, pembenahan mental masyarakat itu tidak bisa dilakukan jika mereka hidup ditengah keluarga yang tidak sejahtera. Makanya dipandang perlu adanya gerakkan kampung KB seperti ini,” ujar Alamsyah Lotunani saat pencanangan Kampung KB di Kelurahan Labibia, Kecamatan Mandonga.

Ketua KONI Kota Kendari itu menjelaskan jika KB yang dimaksudkannya bukanlah semata berkaitan dengan slogan dua anak cukup. Tetapi, pembangunan keluarga yang dilakukan disegala sektor, ekonomi, pendidikan dan angka kelahiran. “Dianjurkan memiliki keluarga kecil tetapi sejahtera, daripada banyak tapi melarat. Keluarga kecil lebih mudah diatur,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sultra, Ali Ismail mengatakan, Kota Kendari merupakan daerah dengan angka partisipasi peserta KB paling aktif yang mencapai 99,71 persen. Pencanangan kampung KB ini merupakan program pusat yang menargetkan pada 2017 ini, seluruh kecamatan sudah memiliki satu kampung KB. “Dan 2018, semua kelurahan harus sudah jadi kampung KB,” jelasnya.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Kendari, Rahman Napirah menjelaskan pencanangan kampung KB ini dilakukan berdasarkan wilayah yang terbelakang. Tujuannya, untuk memberikan instrumen perbaikan masyarakat melalui penataan keluarga berencana. “KB itu bukan saja soal kontrasepsi. Tetapi sudah semua sektor akan menjadi fokus pembinaan. Bukan melulu soal berapa jumlah anak,” jelasnya.

Seusai pencanangan, pihaknya akan melakukan pendampingan dan penyuluhan yang akan dilakukan oleh petugas dari Dinas. Targetnya, kampung KB akan menjadi percontohan bagi kelurahan lain. “Kita akan follow up terus,” imbuhnya. (m1/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top