736 Siswa YAS Ikut Manasik Haji – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
Zetizen Iklan Iklan 10 Iklan 23
Edukasi

736 Siswa YAS Ikut Manasik Haji

Wa Ode Sitti Febriani/Kendari Pos
Simulasi haji yang diikuti siswa SD dan SMP yang berada dalam naungan Yayasan Amal Sholeh, rabu(30/8)

KENDARIPOS.CO.ID — Yayasan Amal Sholeh (YAS) punya cara tersendiri untuk menumbuhkan cita-cita berhaji sejak dini kepada 736 siswanya. Mereka saat ini duduk di jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan langsung dibawa ke asrama haji dengan baju ihram lengkap yang dipandu langsung oleh pengelola haji Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sultra.

Pembina Yayasan Amal Sholeh (YAS) Kendari, Hawaera, S.Pd., mengatakan, simulasi haji bertujuan mengedukasi dini siswa. Dari sini mereka bakal dapat gambaran tentang pelaksanaan ibadah haji dengan rukun yang benar. Lebih jauh, ini tak sebatas tentang proses tapi ada misi yang ingin dicapai, yakni menunjukkan nilai pengorbanan Nabi Ibrahim, Nabi Ismail dan Siti Hajar kepada peserta didik.

“Makanya persiapan dimulai dari ruang kelas, anak-anak diajarkan tentang kehidupan Nabi Ibrahim yang menjadi simbol Islam di seluruh dunia, lalu gladi juga sudah dilakukan terlebih dahulu di kelas,” terang Hawaera.

Menurutnya, jika sejak kecil siswa sudah dikenalkan dengan ibadah haji dalam praktik maka akan terpatri dalam benak mereka hingga seterusnya. Ini sejatinya adalah program sekolah yang sinkron dengan program sekolah Islam terpadu nasional.

Kasi Pembinaan Umrah dan Haji Kanwil Kemenag Sultra, Hj Yuni Susilowati menjelaskan, tahapan manasik haji yang dijalankan seluruh siswa saat itu bermula dari pemberangkatan dari tanah air ke tanah suci. Secara umum prosedur yang dilalui meliputi persiapan menuju Arafah, lalu wukuf di Arafah, mabid di Muzdalifah, menuju ke Mina lalu melontar jumrah aqabah, tahallul awal, berlanjut ke melontar jumrah ‘ula, wustho dan aqabah. Berlanjut ke tawwaf lalu sa’i haji. “Semua dikerjakan dengan tertib sesuai urutannya dan ditutup dengan pemulangan ke tanah air” kata Hj Yuni.

Menurutnya, nilai yang bisa dipetik adalah ketaatan Nabi Ibrahim, Nabi Ismail dan Siti Hajar pada Allah yang luar biasa. Dengan ini, mereka sudah bakal terpanggil sejak dini untuk ke tanah suci. Kasi Akomodasi dan Transportasi Haji Kanwil Kemenag Sultra, H. Syamsul Usman menambahkan, siswa mulai diperkenalkan dengan ibadah haji bersamaan dengan pelaksanaan ibadah haji di tanah suci saat ini. Dengan ini, mereka tidak hanya mendapatkan teori namun langsung ke praktik.”Itu sangat bermanfaat tentunya,” tandas Syam. (feb/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top