Soal Tarif Masuk di Pantai Nambo, Ini Penjelasan Disbudpar Kota Kendari – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
Zetizen Iklan Iklan 10 Iklan 23
Metro Kendari

Soal Tarif Masuk di Pantai Nambo, Ini Penjelasan Disbudpar Kota Kendari

Pemred Kendari Pos, Arifuddin Mangka (kanan) saat menerima kunjungan Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Kendari, Hj. Sastriati (dua dari kanan) di Graha Pena Kendari Pos, Rabu (30/8). Foto : MARWAN ABIDIN / KENDARI POS

KENDARIPOS.CO.ID — Pantai Nambo menjadi destinasi wisata warga Kota Kendari. Selain jaraknya dekat dari wilayah kota, jalur ke pantai tersebut mudah diakses. Animo masyarakat berwisata di pantai yang terletak di Kelurahan Nambo, Kecamatan Nambo itu cukup tinggi. Sayangnya, masih ada saja oknum yang diduga mengutip tarif tanpa memberikan karcis masuk.

Indikasi diluruskan Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Kendari, Hj.Sastriati. Tarif masuk di Pantai Nambo sudah sesuai peraturan daerah (Perda) Nomor 3 tahun 2012 tentang retribusi jasa usaha. Dalam perda tersebut disebutkan bahwa untuk tarif kendaraan roda dua dikenakan biaya sebesar Rp 10 ribu dan mobil sekira Rp 20 ribu. “Tarif untuk anak-anak sekira Rp 3.000. Dewasa Rp 5.000. Semua ada karcisnya sebagai bukti pengunjung masuk. Karcis itu legal,” papar Hj. Sastriati kepada Pemred Kendari Pos, Arifuddin Mangka saat berkunjung di kantor Graha Pena Kendari Pos, Rabu (30/8).

Dia menegaskan pengunjung akan diberikan karcis sebagai tanda masuk. Apabila sudah membayar namun tidak diberikan karcis maka itu tidak dibenarkan. Petugas di pos karcis tidak diperkenankan berbuat seperti itu. Kata dia, pihaknya sudah menempatkan pegawai di pintu masuk Pantai Nambo. Disbupar akan mengecek apakah oknum yang diduga menerima duit namun tidak memberikan karcis itu benar-benar pegawai yang ditunjuk atau bukan. “Kami akan telusuri oknum tersebut. Tidak boleh ambil uang pengunjung tanpa memberikan karcis. Padahal stok karcis masih banyak,” tegas Hj. Sastriati menanggapi keluhan pembaca dalam kolom pembaca menulis di rubrik Opini edisi Selasa (29/8).

Menurutnya, lembaran karcis yang dibayar pengunjung itu sudah termasuk jaminan asuransi. Karena dikarcis tersebut atau uang tarif sudah terhitung asuransi didalamnya. “Jadi, warga yang berkunjung sudah terjamin asuransi,” ungkap Hj.Sastriati. Sementara itu, Pemred Kendari Pos, Arifuddin Mangka mengatakan sebagai media tentu memberikan konten pemberitaan yang selayaknya untuk masyarakat. Termasuk realitas retribusi yang seharusnya terjadi di Pantai Nambo. “Kita selalu memberitakan yang terbaik untuk kota ini dan Sultra,” ujarnya. (wan/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top