Harga Kebutuhan Relatif Stabil Jelang Idul Adha – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
Ekonomi & Bisnis

Harga Kebutuhan Relatif Stabil Jelang Idul Adha

Wa Ode Sitti Febriani/Kendari Pos
TPID Sultra memantau harga kebutuhan pokok pada sejumlah pasar tradisional di Kendari, Rabu (30/8).

KENDARIPOS.CO.ID — Sehari lagi, umat muslim sedunia bakal merayakan Idul Adha. Biasanya, menjelang hari lebaran harga kebutuhan pokok bakal selangit. Namun kali ini, warga metro tak perlu khawatir karena berdasarkan pantauan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sultra, Rabu (30/8) di Pasar Tradisional Mandonga (Pasar Basah dan Pasar Korem), harga kebutuhan pokok relatif stabil.

Kabid Perdagangan dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sultra, H Muhammad Ali mengatakan, hasil pantauan memperlihatkan ketersediaan stok yang cukup di pasar dan harga pun relatif stabil bahkan ada sebagian yang mengalami penurunan. Salah satunya, gula pasir yang turun dari Rp 14 ribu menjadi Rp 13 ribu mendekati harga eceran tertinggi Rp 12,5 ribu. Sejatinya ada variasi harga antar pedagang (bagian luar dan dalam pasar) namun masih masuk kategori normal menurutnya. “Khusus hari ini (30/8) memang ada sedikit peningkatan harga daging sapi dan ayam potong, sedangkan harga telur masih terjaga,” terang Ali.

Selain itu, juga ada kenaikan harga beras yang didatangkan dari luar (premium) namun untuk produk beras lokal harganya tetap sama dengan ketersediaan yang sangat cukup. Ia harap, naiknya harga daging sapi dan ayam tidak melebihi ambang batas. Ali juga menjelaskan, Pasar Tradisional Mandonga dijadikan salah satu rujukan karena menjadi pusat distribusi komoditi yang cukup lengkap, selain Pasar Sentral Baruga. “Kami harap kondisi tetap stabil hingga lebaran berakhir,” ungkapnya.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bidang Ekonomi Moneter, Harisuddin menjelaskan, ada tiga momen yang menjadi perhatian khusus TPID Sultra yaitu Idul Fitri, Idul Adha dan akhir tahun. Pasalnya, di momen ini seringkali terjadi kenaikan harga khususnya di level konsumen.

Berdasarkan identifikasi Badan Pusat Statistik, beberapa komoditi sudah mulai mengalami kenaikan harga utamanya di tingkat produsen. Untuk itu, BI bersama Disperindag Sultra, Dinas Ketahanan Pangan dan semua dinas terkait yang tergabung dalam TPID mencoba melihat fakta lapangan. Ternyata, Disperindag Sultra melihat harga masih stabil kendatipun ada beberapa komoditi yang mengalami kenaikan tapi saling menutupi dengan penurunan harga komoditi lainnya. “Jadi secara keseluruhan kita melihat masih stabil,” tutupnya. (feb/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top