Dugaan Korupsi DAK Muna, Terang Kasusnya Gelap Pelakunya – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
HEADLINE NEWS

Dugaan Korupsi DAK Muna, Terang Kasusnya Gelap Pelakunya

KENDARIPOS.CO.ID — Makin banyak yang diperiksa, makin rumit masalahnya. Seperti itulah yang dirasakan para penyidik di Kejari Muna yang hampir setahun belakangan ini sibuk mengurai sengkarut dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Muna 2015. Duit negara sebesar Rp 310 yang masuk ke Muna, ditengarai ditilep dengan berbagai modus para pengambil kebijakan di daerah itu.

Puluhan orang sudah dimintai keterangan. Tapi malah menimbulkan masalah lain. Jaksa masih kesulitan mencari siapa yang harus dimintai tanggungjawab atas penyalahgunaan duit negara itu. Jadwal ekspose kasus, di akhir Agustus tak bisa terpenuhi. Salah satu pemicunya, sejumlah saksi yang dimintai keterangan masih mengabaikan panggilan jaksa.

“Kasusnya sudah terang benderang. Hanya orangnya masih samar. Kita undur eksposnya. Terperiksa maupun kami tetap koperatif mengambil langkah,” kata Kajari Muna Badrut Tamam melalui Kasi Intelnya Ld Abdul Sofyan, Rabu (30/8/2017). Jaksa, kata Sofyan, hingga kini belum bisa memberikan keterangan lebih banyak terkait dengan hasil evaluasi tim selama penyidikan. Termasuk, penilaian mereka, benar atau tidaknya, kebijakan yang dikeluarkan kala itu, sehingga dalam perjalanannnya, pengelolaan DAK bermasalah. “Tunggu mi saja, ” katanya singkat.

Hingga kini, pemeriksaan sejumlah pihak-pihak terkait belum teragenda. Mereka yang pernah diperiksa jaksa tak mau berkomentar. Mulai dari DPRD hingga pejabat terasnya. Pastinya, mereka menganggap bahwa pengelolaan DAK tak ada yang bermasalah. Selain itu juga, para pimpinan bank berplat merah juga enggan berkomentar terkait dengan pemeriksaannya, soal bunga deposito duit DAK. Salah satunya pimpinan BNI cabang Raha. “Kalau itu no komen. Diaturan tidak bisa memberikan komentar apa-apa. Tanya ke penyidiknya saja, ” ujarnya saat memenuhi panggilan jaksa, pekan lalu. (ery)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top