Distanak Kota Kendari Awasi Hewan Kurban – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Metro Kendari

Distanak Kota Kendari Awasi Hewan Kurban

KENDARIPOS.CO.ID — Menjelang hari raya Idul Adha, Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kota Kendari intens memeriksa dan mengawasi hewan kurban. Beberapa lokasi yang digunakan masyarakat untuk mengumpulkan hewan kurban didatangi satu persatu. Sejumlah 25 orang petugas pengawas hewan kurban dari Distan diturunkan untuk memantau.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Kendari, Siti Ganef turun langsung memimpin tim pengawas kelayakan hewan kurban, Selasa (29/8). Dua titik yang di pantau yakni Kelurahan Rahandouna dan Kelurahan Andonuhu. “Alhamdulillah semua memenuhi syarat dari aspek kesehatan dan kondisi hewan. Misalnya, apakah ada yang cacat, baik mata, telinga maupun kulit hewan. Semuanya aman. Kami lakukan pantauan di titik kumpul kurban sapi dan kambing,” ujar Siti Ganef, kemarin.

Pemeriksaan kesehatan dan fisik hewan kurban tersebut merupakan langkah awal pengawasan, dimana objek pemeriksaannya adalah ante mortem (kondisi fisik kurban). Nantinya, pengawasan akan dilakukan pula di 65 titik pemotongan hewan kurban. Setelah itu masih akan ada lagi pemeriksaan, khususnya post mortem (daging dan organ dalam) yang akan dilakukan pada saat hari lebaran dan sehari setelahnya.

“Untuk ante mortem kita periksa sampai sehari sebelum pemotongan. 25 tim dari Kota Kendari, ditambah 27 orang dari Pemprov Sultra akan memantau di 11 kecamatan. Setelah itu nanti akan kita periksa dagingnya di hari lebaran nanti,” ungkap Siti Ganef. Dia menegaskan, jika ditemukan hewan kurban tidak layak, baik dari segi fisik, umur maupun produktivitas, pihaknya akan merekomendasikan untuk tidak dijual. Hanya saja, untuk saat ini dari pantauan sementara, belum ditemukan satu hewan kurban pun yang tidak memenuhi syarat.

Untuk kebutuhan hewan kurban diprediksi akan meningkat tahun ini. Jika tahun sebelumnya untuk kebutuhan sapi mencapai 1.071 ekor dan untuk kambing mencapai 301 ekor, diperkirakan tahun ini meningkat 10 sampai 20 persen. “Itu sudah peningkatan lumrah setiap tahunnya,” imbuhnya.

Sementara untuk harga hewan kurban, terpantau mulai naik. Harga satu ekor sapi berkisar Rp 8 juta hingga Rp.13 juta, naik sekira 10 persen. Harga kambing, per ekornya berkisar Rp 1,8 juta. “Biasanya saya jual hanya 10 ekor satu bulan. Seminggu terakhir sudah laku 150 ekor. Harga naik Rp 50-an ribu,” ujar Mail, salah seorang pedagang kambing yang dikunjungi Distan Kota Kendari. (m1/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top