Wantanas Janji Bantu Kembangkan Potensi Perikanan di Kota Kendari – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
Zetizen Iklan Iklan 10 Iklan 23
Metro Kendari

Wantanas Janji Bantu Kembangkan Potensi Perikanan di Kota Kendari

Sekretaris Kota (Sekot) Kendari, Alamsyah Lotunani (kanan) menyerahkan cenderamata kepada Laksamana TNI Eko Purwanto usai sosialisasi di Ruang Pola Kantor Wali Kota Kendari, Senin 28/8.

KENDARIPOS.CO.ID — Kota Kendari punya potensi kelautan dan perikanan dapat dimanfaatkan untuk menunjang kesejahteraan masyarakat, seperti potensi perikanan tangkap. Bahkan, kota lulo ini bisa menjadi lumbung ikan yang dapat menjadi pemasok kebutuhan ikan nasional. Hal itu disampaikan oleh Laksamana Pertama (Laksma) TNI Eko Purwanto, Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional RI (Wantanas) disela-sela pertemuan dengan Pemerintah Kota Kendari, Senin (28/8).

Dikatakannya, sebagai daerah dengan potensi perikanan dan maritim besar, Kota Kendari bisa memanfaatkan kekayaan laut sebagai basis ekonomi penduduk. Potensi itu akan dipaparkan Laksamana TNI Eko Purwanto dalam rapat Wantanas bersama Presiden RI Joko Widodo nantinya. “Kendari bisa menjadi sentra ikan. Nanti kami bantu sampaikan ke pusat soal potensi ini,” ujar Laksma Eko Purwanto di hadapan Sekretaris Kota (Sekot) Kendari, Alamsyah Lotunani di ruang pola Kantor Wali Kota Kendari, Senin (28/8).

Sekretaris Kota Kendari, Alamsyah Lotunani yang menerima Wantanas RI tersebut mengapresiasi tawaran Wantanas yang mau membantu mempromosikan potensi daerah hingga ke pusat. Soal potensi perikanan dan kemaritiman, Alamsyah mengatakan, Pemkot sudah memulainya dengan mengelola kawasan pesisir dan mendorong industri perikanan tangkap dalam kota. “Kita sudah dorong agar potensi perikanan kita bisa dioptimalkan. Diantaranya melalui usulan bantuan sarana perikanan, maupun kemudahan perizinan bagi masyarakat yang mau mengelola potensi ikan,” ujar Alamsyah Lotunani.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (KKP) Kota Kendari Agus Salim Safrulah menjelaskan kendala yang dihadapinya selama ini dalam mengupayakan potensi ikan adalah masih maraknya transaksi ikan yang dilakukan di tengah perairan. Sedangkan kewenangan pengawasan, sepenuhnya berada di ranah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra.

“Sehingga ikan-ikan kita lebih banyak dijual keluar daripada untuk kebutuhan dalam kota. Kami tidak bisa berbuat apa-apa, karena wilayah laut hanya dua mil di bawah kewenangan kami, sisanya Pemprov yang berwenang. Selain itu, untuk perizinan, kami hanya lima Gross Tonage (GT) ke bawah. Jadi optimalisasi perikanan tangkap kami terkendala regulasi,” beber Agus Salim Safrullah.

Untuk potensi ikan, Pemkot Kendari menargetkan tangkapan ikan tahun ini sebesar 40 ribu ton. Hanya saja, jumlah tersebut terkendala cuaca ekstrim, sehingga realistisnya kata Agus Salim hanya akan maksimal sampai 38 ribu ton. “Tapi kita tetap berupaya dengan membantu nelayan melalui mengusulkan bantuan kapal ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI,” imbuhnya.

Diketahui, Wantanas berkunjung ke Sultra untuk melakukan pengkajian daerah. Dintaranya mengenai potensi kekayaan yang bisa dioptimalkan oleh daerah untuk menyokong perekonomian nasional. Di Sultra, selain Kota Kendari, Wantanas akan berkunjung ke Kabupaten Wakatobi. “Besok mereka akan kembali kesini untuk peninjauan lapangan,” pungkas Agus Salim Safrulah. (m1/m2)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top