Penerapan Full Day di Sultra Terkendala Sarana – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
Edukasi

Penerapan Full Day di Sultra Terkendala Sarana

Sudarmanto

KENDARIPOS.CO.ID — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra menilai sebagian besar sekolah di Bumi Anoa belum bisa menerapkan full day untuk tingkat SMA sederajat, sesuai harapan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Pasalnya, banyak sekolah yang belum memiliki sarana prasarana untuk mendukung program tersebut.

Anggota DPRD Sultra, Komisi IV Bidang Pendidikan, Sudarmanto Saeka mengatakan, penerapan full day harus didukung dengan sarana prasarana yang mendukung agar siswa betah berada dalam lingkungan sekolah. Artinya, sekolah tidak hanya memperhatikan sisi akademik semata, namun nonakademik juga mesti dikembangkan.

“Jangan sampai anak-anak sudah berada di sekolah hingga pukul 17.00 Wita, tapi fasilitas mendukung seperti sarana olahraga untuk pengembangan bakat tidak disiapkan. Padahal kita ketahui bersama, full day ini bertujuan untuk mengisi waktu anak sekolah pada hal-hal yang positif seperti kegiatan ekstrakurikuler dan sebagainya,” ungkapnya.

Hal tersebut mesti menjadi perhatian bagi Dinas Pendidikan (Dikbud) Sultra agar mengakomodir semua sekolah yang belum siap melaksanakan full day tersebut. Jangan sampai semua sekolah dipaksa untuk menerapkan hal tersebut, sementara infrastruktur sekolah belum bisa dengan full day.

“Kami berharap Dikbud Sultra bisa memberikan perhatian lebih kepada sekolah yang belum siap melaksanakan full day ini. Karena kami menilai jangan daerah lain di Sultra, dalam Kota Kendari saja ada sekolah belum siap dari sisi sarana. Hal ini disebabkan keadaan setiap sekolah yang berbeda, bukan karena kurangnya sosialisasi,” jelasnya.

Sudarmanto mengungkapkan, kalau betul-betul kebijakan tersebut wajib untuk diterapkan maka harus ada sekolah yang dijadikan percontohan atau piloting. Setidaknya, ada satu sekolah yang dijadikan rujukan oleh sekolah lainnya dalam penerapan full day. Dengan demikian, semua sekolah memiliki standar yang sama terkait dengan hal tersebut.

“Selain itu, kami juga berharap agar sekolah memberi kebijakan khusus bagi siswa yang berprestasi dibidang olahraga dan berlatih diluar sekolah. Utamanya untuk cabang olahraga yang tidak masuk dalam binaan SKO. Kemudian, kami juga meminta pengertian orang tua terkait full day ini. Karena tidak melihat ada beberapa siswa yang harus membantu orang tua setelah sekolah,” tutupnya. (myu/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top