Dugaan Ikan Terkontaminasi Racun Diprotes Pedagang Wakatobi – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
Zetizen Iklan Iklan 10 Iklan 23
Wakatobi

Dugaan Ikan Terkontaminasi Racun Diprotes Pedagang Wakatobi

ASTY NOVALISTA/KENDARI POS
Sekab Wakatobi, Muh Ilyas Abibu (kanan) memberikan penjelasan pada perwakilan pedagang ikan yang menggelar aksi demonstrasi,

KENDARIPOS.CO.ID — Dugaan adanya peredaran ikan terkontaminasi racun membuat para pedagang di Wakatobi meradang. Tak ingin terus merugi karena jualannya tidak terbeli, mereka didampingi Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat STAI Wakatobi menggelar aksi demonstrasi di kantor bupati, Senin (28/8). Para pedagang dari Pasar Sentral Wangiwangi itu rela meninggalkan jualannya untuk meminta pemerintah kabupaten (Pemkab) memberikan kejelasan. Beberapa terakhir ini para penjual yang berasal dari komunitas Bajo tersebut telah merasakan dampaknya. Tak hanya pendapatan yang menipis, mereka bahkan harus menanggung kerugian.

Perwakilan demonstran, Marnia (46) mengaku tak tahu harus bagaimana lagi. Ikan yang dijual khususnya di Pasar Sentral selalu dicurigai masyarakat. “Bagaimana ini pak. Karena ulah seseorang, mengapa harus kami semua yang merasakan dampaknya. Kami selalu dicurigai menjual ikan yang mengandung racun,” keluh warga Mola Raya itu di hadapan Sekretaris Kabupaten (Sekab) Wakatobi, Muhammad Ilyas Abibu, senin(28/8).

Menanggapi kondisi tersebut, Ilyas Abibu mengaku, pihaknya telah membentuk tim gabungan untuk menindaklanjuti dugaan ikan terkontaminasi racun itu. Selain telah melakukan rapat koordinasi dengan lembaga terkait, tim khusus yang ia bentuk sudah turun di lapangan melakukan pemantauan langsung.

“Agar tidak meresahkan masyarakat dan merugikan penjual, makanya kami menggandeng instansi terkait dansudah membentuk tim. Mohon jangan khawatir dengan kondisi ini,” ujar Sekab.

Meski belum bisa memberikan kepastian bahwa ada ikan terkontaminasi racun yang beredar di Wakatobi, namun mantan Kepala Bappeda Buton itu berjanji akan segera mengumumkan hasilnya usai dilakukan penelitian dan uji laboratorium.

“Satu dua hari ini akan kita umumkan hasilnya kalau sudah keluar uji lab. Jadi, mohon bersabar dan kita akan tetap pantau serta tindaklanjuti hal ini,” tambahnya. (c/thy)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top