Bahas Kenaikan Tunjangan, DPRD Baubau Tutup Pintu – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Bau-bau

Bahas Kenaikan Tunjangan, DPRD Baubau Tutup Pintu

KENDARIPOS.CO.ID — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Baubau menggelar rapat terkait tindak lanjut peraturan pemerintah (PP) nomor 18 tahun 2017 yang mengatur hak keuangan dan administratif bagi unsur pimpinan dan anggota parlemen. Pertemuan tersebut digelar bersama pemerintah kota (Pemkot) Baubau di kantor DPRD, Senin (28/8).

Hanya saja, jika biasanya agenda pertemuan dilaksanakan di aula rapat dan terbuka untuk umum, kali ini rapat pembahasan tentang rencana kenaikan penghasilan para “Yang Terhormat” tersebut justru berlangsung tertutup di ruang Ketua DPRD. Sekitar 14 orang legislator dan pejabat Pemkot Baubau yang diwakili Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Kota, Armin berada dalam ruang pimpinan dewan tersebut.

Wartawan yang hendak melakukan peliputan dihalang-halangi beberapa staf DPRD yang berjaga di depan pintu ruangan. “Lagi rapat tertutup,” kata beberapa staf yang berjaga. Plt Sekot Baubau, Armin yang dikonfirmasi mengenai agenda pertemuan tersebut membenarkan, rapat yang digelar bersama DPRD tersebut untuk menindaklanjuti PP nomor 18 tentang rencana kenaikan tunjangan dewan.

“Peraturan daerah tentang rencana kenaikan tunjangan DPRD Kota Baubau telah kita sepakati. Sekarang tinggal menunggu peraturan wali kota (Perwali). Makanya, kita bahas hari ini,” jelasnya.

Ditanya soal rapat yang tertutup itu, Armin mencoba menepisnya. Ia beralasan suhu aula pertemuan DPRD yang biasa digunakan, panas. “Kita cari yang adem-adem saja,” alasannya. Meski Perda tentang rencana kenaikan tunjangan dewan tersebut telah disepakati, pihaknya belum menentukan besaran kenaikan tunjangan DPRD. Sebab semua masih harus menunggu penyesuaian dari pemerintah provinsi. “Yang pasti tidak akan melebihi besar kenaikan tunjangan di DPRD Sultra,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Baubau, La Ode Yasin Majadu mengatakan sebenarnya rapat tersebut memang telah diagendakan untuk digelar di aula DPRD. Hanya saja karena ada permintaan dari anggota parleman lainnya, makanya dilaksanakan di ruang pimpinan. “Karena selain membahas tentang PP nomor 18, juga ada beberapa pembicaraan lainnya. Tapi pada dasarnya tidak tertutup,” argumen Yasin Majadu. (b/ahi)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top