Pelabuhan Penunjang Tol Laut Dikebut, Kadishub Sultra : Ekonomi Akan Maju Pesat – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
Sulawesi Tenggara

Pelabuhan Penunjang Tol Laut Dikebut, Kadishub Sultra : Ekonomi Akan Maju Pesat

Hado Hasina

KENDARIPOS.CO.ID — Sultra hanya kebagian pelabuhan penunjang dalam program jalur tol laut nasional. Lokasinya dipusatkan di Kota Kendari. Namanya Pelabuhan New Port Kendari (NPK). Pembangunannya dikebut, rencananya 2019 nanti sudah bisa diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sultra, Hado Hasina menjelaskan, pembangunan pelabuhan New Port tidak bergantung pada APBN. Sehingga keuangan negara yang belum stabil tidak begitu mempengaruhi target penyelesaian mega proyek tersebut. “Alhamdulilah tidak berakibat pada molornya waktu kerja. Karena dananya sudah jelas di Pelindo. Apalagi ini masuk proyek strategis nasional,” kata Hado Hasina, kepada Kendari Pos.

Mantan Sekretaris Kabupaten (Sekab) Buton Utara menambahkan, kehadiran new port akan membawa pengaruh besar terhadap kemajuan ekonomi di Sultra. Terutama adanya titik-titik industri yang sudah bertumbuh di daerah kabupaten/kota saat ini. “Simpul-simpul industri ini akan dipersatukan dengan adanya pelabuhan ini. Misalnya industri Konawe, industri di Kolaka dan lainnya, semuanya akan maju pesat setelah adanya pelabuhan itu. Sebab, harga-harga barang bisa sama untuk semua wilayah di Indonesia,” paparnya.

Pemerintah kata dia juga sudah siap dengan infrastruktur pendukungnya seperti akses jalan. Selain itu juga tengah memperjuangkan pengadaan terminal cargo dan halte-halte modern. Masih kata Hado, tumbuh kembang pelabuhan itu diprediksi akan lebih cepat dari pelabuhan pada umumnya. Sebab, tersambung langsung dengan pelabuhan Bungkutoko yang saat ini masih digunakan sebagai pelabuhan kontainer. “Disana ada pelabuhan Bungkutoko, jadi pasti cepat ramai juga,” tambahnya.

General Manager PT. Pelindo IV Kendari, Muhammad Irfan menyampaikan, belum lama ini, seluruh Pelindo di mana wilayah kerjanya membangun pelabuhan penunjang tol laut dikumpulkan oleh Presiden Joko Widodo. Dalam pertemuan itu, presiden ke 7 Indonesia itu mendesak seluruh operator pelabuhan untuk mempercepat progres pekerjaannya termasuk juga Pelabuhan New Port Kendari. “Presiden maunya selesai sebelum periodenya berakhir. Makanya kita semua diminta mempercepat kegiatan di lapangan,” katanya.

Desakan itu kata Muhammad Irfan sudah diatensi. Pelindo sudah melelang semua paket pekerjaan yang seharusnya baru dilakukan 2018 mendatang. Tahap I pekerjaannya sudah mencapai 61 persen yang meliputi pekerjaan pancang dermaga. Saat ini sudah dilakukan penambahan tenaga kerja dan percepatan pengiriman material ke lokasi. Sementara untuk tahap II dan III baru saja dilelang, dan segera diumumkan pemenangnya. “Untuk tahap II ini termasuk pekerjaan reklamasi dan perkerasan. Sedangkan tahap III itu pembangunan kantor dan pagar,” tuturnya. Di 2019 nanti, barulah dilakukan pengadaan alat dan fasilitas penunjang untuk operasional pelabuhan. “Kalau yang ini nanti bisa kita kerjasama dengan swasta,” tandasnya. (b/ely)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top