Dua Bersaudara Ditangkap Usai Curi Motor di Mowewe Koltim – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Hukum & Kriminal

Dua Bersaudara Ditangkap Usai Curi Motor di Mowewe Koltim

Kedua pelaku (tangan diborgol) saat akan diamankan ke Polres Kolaka oleh personel Polsek Mowewe. Foto : POLSEK MOWEWE FOR KENDARI POS

KENDARIPOS.CO.ID — Baru beberapa jam usai menggondol dua unit sepeda motor di Kecamatan Mowewe, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) Sulawesi Tenggara (Sultra), Supriadi (30) dan Lukman (42) tertangkap polisi dalam operasi Cipta Kondisi (Cipkon) yang digelar Polsek Mowewe. Kakak dan adik itu tak bisa berbuat banyak saat ditangkap. Satu orang rekan Supriadi dan Lukman melarikan diri. Gerak-gerik pelaku curanmor itu saat dihentikan dalam operasi Cipkon membuat polisi curiga. Terlebih lagi keduanya tak mampu menunjukkan kelengkapan surat-surat kendaraan saat diminta petugas. Alasan yang disampaikan dan gerak-gerik keduanya membuat polisi semakin curiga.

Polisi menghentikan laju kendaraan Supriadi saat cipkon di jalur poros Koltim dan Kolaka, Sabtu (19/8) malam.
Sekira pukul 01.30 wita, Supriadi muncul dari arah Kelurahan Iwoitumbo dengan mengendarai sepeda motor jenis Vega bernomor polisi (Nopol) DT 3516 EB. Saat dihentikan polisi, Supriadi berusaha kabur ke arah Kabupaten Konawe. Petugas bergegas mengejar dan berhasil menangkap Supriadi di Desa Wesalo Kecamatan Lalolae. Belakangan diketahui, sepeda motor yang dikuasai Supriadi adalah milik Abdul Rahman, warga Kelurahan Iwoitumbo Mowewe.

Kapolsek Mowewe, Iptu Muhammad Djafar membenarkan penangkapan dua pelaku. Saat diinterogasi, Supriadi mengaku jika dirinya dari rumah kakaknya bernama Lukman di Kelurahan Iwoitumbo. “Pelaku juga mencoba mengelabui polisi dengan memberikan keterangan lain, tetapi tidak berhasil,” ujar Iptu Muhammad Djafar, Minggu (27/8). Keterangan yang dibuat-buat menimbulkan kecurigaan polisi sehingga pelaku diamankan di Polsek. Sekira pukul 03.00 wita, Lukman bersama satu rekannya yang belum diketahui identitasnya muncul dari arah yang sama dengan Supriadi. Saat dihentikan polisi, Lukman dan rekannya melarikan diri.

Polisi lalu mengejar dan berhasil menangkap Lukman. Kepada polisi, Lukman mengaku sebagai kakak Supriadi. Rekannya berhasil kabur dan belum ditemukan sampai saat ini. “Kami terus mengejar satu orang teman Lukman,” tegas Iptu Muhammad Djafar. Kedua pelaku telah ditahan dan polisi masih melakukan pengembangan kasus curanmor tersebut. Mereka dijerat pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. “Pelaku kami titip di Polres Kolaka bersama barang bukti sepeda motor, kunci T dan obeng,” tutup Iptu Muhammad Djafar. (kus/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top