Dishub Kolaka Tak Tegas, Sopir Truk Membandel – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
Kolaka

Dishub Kolaka Tak Tegas, Sopir Truk Membandel

ZULFADLY NUR/KENDARI POS
Salah satu truk pengangkut material yang beroperasi di Kecamatan Pomalaa. Muatannya berlebihan dan tanpa penutup hingga menyebabkan pencemaran dan mengganggu aktivitas warga sekitar.

KENDARIPOS.CO.ID — Aktivitas truk pengangkut material yang melintas di Kecamatan Pomalaa semakin membuat warga resah. Pasalnya, selain melalui jalan poros, sopir truk membuat kondisi jalur transportasi publik tersebut menjadi berlumpur dan licin. Itu karena muatan truk yang berlebihan serta tanpa menggunakan penutup. Namun disayangkan, meski aktivitas tersebut sudah sering terjadi dan mengganggu kepentingan umum, tetapi pihak terkait belum memperlihatkan tindakan tegas untuk memberi efek jera pada sopir truk bandel itu.

“Sopir truk tersebut hampir tiap hari mengangkut tanah timbunan atau ore dan melintas di jalan poros, tapi tidak pernah juga ditindak. Padahal mereka jelas-jelas melintas di jalan poros dengan muatan berlebihan dan tanpa menggunakan penutup. Jadi muatannya tertumpah dan itu sangat membahayakan pengguna jalan,” keluh Fadli, warga Pomalaa, Minggu (27/8).

Keluhan Fadli terkait aktivitas truk pengangkut material yang melintasi jalan poros sepertinya akan terus berlanjut. Pasalnya, Dinas Perhubungan justru berdalih, tak dapat memberi tindakan terhadap truk yang mengangkut material. Argumennya, hal itu bukan lagi kewenangan mereka.

“Pengelolaan izin penggunaan jalan nasional itu sudah bukan lagi kewenangan kami, karena sudah dicabut. Apalagi kalau terkait penambangan, itu sudah hak pemerintah provinsi karena mereka yang keluarkan izin. Jadi kami tidak dapat menindak,” alasan Wardi, Kepala Dinas Perhubungan Kolaka saat dikonfirmasi.

Ia menambahkan, meskipun tidak dapat menindak, namun pihaknya selalu mengingatkan para sopir truk pengangkut material untuk tidak memuat berlebihan dan tetap menutup bak penampungan dengan terpal. Hanya saja, imbauan itu kerap diabaikan. “Biasa kami ingatkan supaya menggunakan terpal penutup dan jangan terlalu berlebihan muatannya. Tapi setelah tidak ada petugas, mereka abaikan lagi teguran itu. Kami juga tidak bisa menindak karena itu bukan kewenangan kami,” jawab Wardi. (c/fad)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top