Dinas Lingkungan Minta Kelurahan Sediakan Tempat Pembuangan Sampah – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
Zetizen Iklan Iklan 10 Iklan 23
Metro Kendari

Dinas Lingkungan Minta Kelurahan Sediakan Tempat Pembuangan Sampah

Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Masalah sampah selalu menjadi pekerjaan berat bagi Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Kendari. Petugas kebersihan dari DLHK setidaknya harus berjibaku dengan 180 ton sampah dalam sehari. Jumlah itu, selain tergolong banyak, juga masih harus diangkut oleh petugas dalam kondisi berserakan. Pasalnya, masyarakat belum terbiasa dengan pola hidup tertib dan sehat. Masih ditemukan sampah dibuang sembarang tempat.

Kondisi tersebut diakui DLHK, disebabkan juga minimnya jumlah tempat pembuangan sampah (TPS) di setiap titik lokasi pemukiman. Padahal, idealnya dalam setiap kelurahan harus memiliki TPS, paling mininal sama dengan jumlah rukun tetangga atau rukun warga (RT/RW). Untuk itu, peran pemerintah kelurahan untuk turut berkontribusi membantu penyediaan TPS di lokasi tempat tinggal masyarakat sangat diharapkan.

“Kelurahan harus berperan. Setidaknya menyediakan lokasi TPS, nanti kami yang bangun. Tentunya tetap melibatkan warga. Karena selama ini, kami sudah sediakan TPS justru dibongkar oleh warga, karena tidak terima TPS dibangun diatas lahannya,” ujar Nur Rasak, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLHK Kota Kendari, Jumat (25/8).

Selain minimnya jumlah TPS, DLHK juga masih perlu menambah jumlah personel kebersihan. Idealnya, Kota Kendari membutuhkan 800 personel. Saat ini baru berjumlah 550 orang. “Untuk itu kita akan tambah 250 personel lagi. Soalnya, dalam waktu dekat kita ada tambahan delapan armada sampah lagi. Jelasnya butuh operator lagi,” jelas Nur Rasak.

Untuk menjamin kebersihan kota terjaga, Nur Rasak telah menambah jam kerja personelnya. Selain harus bekerja setiap hari, personel kebersihan harus melakukan kerja bakti setiap hari Sabtu secara terpusat disuatu lokasi. “Mereka kita bagi beberapa kelompok, ada yang bersihkan drainase, sungai, jalanan dan petugas angkut. Hari Sabtu itu kita kumpul disatu titik dan kerja bersama,” imbuhnya.

Nur Rasak berharap, masyarakat Kota Kendari dengan segenap unsur pemerintah mau bekerja sama menjaga kebersihan kota. Setidaknya, melalui unsur kelurahan dapat menggalakkan kerja bakti di lingkungan masing-masing. “Kalau mengandalkan petugas kami, mustahil bisa. Kita butuh peran pihak kelurahan dan masyarakat,” pungkasnya. (m1/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top