Sombu Dive, Pabrik Es Balok di Wakatobi yang Kini Jadi Destinasi Menarik – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
Wakatobi

Sombu Dive, Pabrik Es Balok di Wakatobi yang Kini Jadi Destinasi Menarik

Salah satu sudut di Sombu Dive, sebuah tempat menarik yang kini jadi tempat wisata baru di Wakatobi. Foto : ASTY NOVALISTA/KENDARI POS.

KENDARIPOS.CO.ID — Alam memahat sempurna Pulau Wakatobi. Kalau negara menasbihkannya sebagai Bali Baru, itu tak keliru. Selalu ada areal keren, yang memanjakan mata dan hati.

Asty Novalista, Wakatobi

Bagi Raim La Ode, hanya ada pelabuhan dan dermaga sebagai tempat hang out anak-anak muda Wakatobi saat sore atau akhir pekan. Komika asal Pulau Wanci ini menyebut itu saat tampil stand up di sebuah TV swasta, setahun lalu. Raim bukannya tak tahu beda antara dermaga dan pelabuhan, tapi ini hanya sindiran halus betapa sulitnya mencari tempat keren melewati sore di Wakatobi.

Tapi itu dulu. Kini, Raim pasti takjub melihat kerennya sore di Desa Sombu. Di tempat itu, dulunya ada sebuah pabrik es balok yang dibangun pemerintah setempat sebagai tempat membekukan hasil tangkapan para nelayan setempat. Kini sudah berubah wajah. Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Wakatobi menyulap lokasi itu jadi destinasi menarik.

Sombu Dive kini jadi incaran para wisatawan domestik maupun mancanegara untuk snorkling dan diving di lautnya. Pasalnya, spot-spot yang ada mulai dari terumbu karang dan hewan lautnya begitu menakjubkan. September tahun 2015 lalu, misalnya, tetamu penting dari berbagai dunia yang mengikuti kegiatan Konferensi Asia Pasific menyempatkan diri menikmati santap malam di lokasi ini.

Lokasinya berada di Desa Sombu Kecamatan Wangi-Wangi. Tempat ini bisa ditempuh kurang dari 20 menit dari pusat kota. Selain gampang ditemukan, lokasi ini juga tak jauh dari pemukiman warga. Biasanya Sombu Dive menjadi salah satu objek wisata favorit masyarakat jelang sore hari. Pengunjung akan disajikan berbagai pemandangan yang membuat setiap orang terkesima.

Di bagian depan kawasan itu, ada patung ikan Napoleon yang lumayan besar. Patung yang dibawahnya bertulis ‘SOMBU DIVE’ ini merupakan icon dari Sombu Dive. Lokasinya berada di teluk. Selain mendapatkan pemandangan tepi pulau yang memukau, pengunjung juga disuguhkan panorama laut berwarna hijau biru membentang di bawahnya.

Lokasi ini kini telah dilengkapi dengan restoran mini dibawah naungan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Wakatobi. Tak hanya itu, pengunjung bahkan telah disediakan jaringan wifi secara gratis. Makanya, tempat ini menjadi salah satu hiburan yang paling menyenangkan khususnya di akhir pekan.

Ada 12 orang yang ditugasi mengelola lokasi ini agar selalu terjaga kebersihannya. Untuk masuk ke tempat keren ini, pengunjung belum dibebankan biaya apapun alias gratis. Sombu Dive juga dilengkapi tempat duduk, gazebo dan salah satu spot yang asyik untuk berswafoto. Pemerintah setempat sengaja menyediakan tempat yang mirip dengan haluan kapal. Dengan adanya objek ini, banyak pengunjung yang rela antri berlama-lama agar bisa memotret diri.

Bila beruntung, saat senja selalu ada sunset yang amat keren. Tak heran jika jelang seorang hari lokasi parkir telah dipenuhi puluhan kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Untuk kegiatan menyelam baik wisatawan domestik maupun mancanegara maupun tamu-tamu daerah yang menyambangi Wakatobi dalam waktu singkat, spot yang ada di Sombu Dive selalu menjadi salah satu pilihan utama.

Jika pengunjung bosan berada di bagian atas, warga yang berada di Sombu Dive bisa berjalan-jalan di Jembatan. Nah, di jembatan yang panjangnya kurang lebih 100 meter ini, pengunjung akan melihat tulisan ‘WAKATOBI’  yang tertera di dinding sebelah kiri jembatan. Biasanya pengunjung tidak melewatkan lokasi ini begitu saja. Karena belum lengkap rasanya jika belum mengambil gambar dengan berlatar tulisan Wakatobi yang bercet putih biru ini.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Wakatobi, Nadar mengaku keseriusan Pemda Wakatobi untuk memberikan pelayanannya dan kenyamanan bagi pengunjung sangat diperhatikan. Selain APBD, fasilitas yang kini perlahan memadai di Sombu Dive juga mendapat bantuan dari Pemerintah pusat. “Alhamdulillah tahun ini kita mendapatkan DAK untuk pariwisata lebih dari Rp 10 Miliyar,” terang Nadar.

Sementara itu, salah seorang dari Tomia, Lita (27), mengaku sangat senang ketika menyambangi salah satu tempat wisata andalan masyarakat Wangi-Wangi ini. Meski hanya sebentar berada di Sombu Dive, ia rupanya cukup menikmati panorama alam dan pemandangan lainnya. “Cukup senang di sini. Pengunjung juga ramai jadi kita tidak bosan apalagi dilengkapi fasilitas umum yang bagus,” tutur Lita.

Sayangnya, objek wisata menggoda ini, dalam pengelolaannya tidak melibatkan pemerintah Desa Sombu secara langsung. Tapi La Ndilu, sang Kepala Desa, tetap bersyukur karena Sombu Dive yang dulunya pabrik es balok ini berubah drastis. Semakin lama kian mengalami peningkatan utamanya dari segi sarana dan fasilitas. “Setiap sorenya selalu ramai dikunjungi masyarakat,” ungkap La Ndilu. (***)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top