Jejaring First Travel Sampai di Kendari, 170 Jamaah Tertipu Rp 2,8 M – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
HEADLINE NEWS

Jejaring First Travel Sampai di Kendari, 170 Jamaah Tertipu Rp 2,8 M

KENDARIPOS.CO.ID — Aksi tipu-tipu bermodus umrah berbiaya murah oleh agen perjalanan ternama, First Travel (FT) ternyata sampai ke Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Ada 170 calon jamaah yang dijanjikan berangkat tahun ini terpaksa harus gigit jari. Alih-alih berkesempatan menjejak kaki di tanah para nabi, duit yang sudah mereka setorkan pun agaknya sudah sulit untuk kembali. Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan, suami istri pemilik First Travel kini ditahan polisi.

Di Kota Kendari, FT dikelola seorang agen bernama Iskandar Muntu. Rumahnya di BTN 1 Blok G 21 dijadikannya sebagai kantor. Ada neon box terpasang di depan rumah permanen yang letaknya bersebelahan dengan masjid di kompleks itu, sebagai penanda. Ketika disambangi, rumah itu sepi. “Pak Iskandar ke Jakarta,” kata seorang yang kebetulan melintas.

Kendari Pos lantas mengontak nomor telepon yang terpasang di neon box agen FT itu. Tanpa kendala komunikasi, pemilik nomor yang ternyata adalah Iskandar tak keberatan bercerita ihwal travel yang dikelolanya bersama istrinya tersebut. “Ada Rp 2,8 miliar uangnya orang yang harus saya pertanggungjawabkan. Sekarang saya di Jakarta, laporkan masalah ini di Mabes Polri,” kata pria yang mengaku sebagai pensiunan pegawai itu.

Iskandar bercerita, sudah dua bulan ia di Jakarta. Awalnya ia ingin mencari kepastian soal keberangkatan jamaah yang sudah dia daftarkan karena terus tertunda. Lama kelamaan, masalah makin besar bahkan sudah sampai ke polisi. Padahal tujuannya ke Jakarta pertama kali hanya ingin memastikan tentang duit jamaah bisa kembali atau tidak. “Saya dulu pernah berangkat umrah lewat First Travel. Karena bagus, makanya saya percaya,” kata Iskandar.

Awalnya, ia mengenal seorang yang mengaku sebagai koordinator First Travel, dan menyewa rumah di Kota Kendari. “Jadi saya ketemu dia (agen FT) di masjid depan rumah, cerita-cerita ternyata dia pengurus travel. Kemudian saya dan delapan keluarga mendaftar di tahun 2013 dengan biaya Rp 9 Juta, dan berhasil berangkat di tahun 2014,” tuturnya.

Mendapatkan pelayanan yang baik, Iskandar kepincut. Tahun 2014 ia mendaftar lagi, dengan mengajak keluarga beserta rekannya sebanyak 30 orang. mereka berangkat tahun 2015. Karena berhasil memberangkatkan banyak jamaah, Iskandar pun ditawari menjadi agen first Travel di Kendari. “Setelah pulang umroh, saya bergabung menjadi agen dengan persyaratan harus membayar Rp 2 Juta. Saya lalu ikut training di Jakarta, bersama ada dua orang lainnya. Satu dari Kolaka dan satunya dari Baubau,” jelasnya.

1 of 2

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top