PT WDR Menunggak PNBP Rp 400 Juta – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
Zetizen Iklan Iklan 10 Iklan 23
Wakatobi

PT WDR Menunggak PNBP Rp 400 Juta

INT PT WDR disebut menunggak PNBP lebih dari Rp 400 juta sejak Oktober 2014 lalu. Tamu yang berkunjung tak pernah membayar karcis yang telah ditetapkan dalam aturan.

KENDARIPOS.CO.ID — Manajemen PT Wakatobi Dive Resort (WDR) disebut menunggak penerimaan negara bukan pajak (PNBP) lebih dari Rp 400 juta. Perusahaan itu diketahui tak menyetor kontribusinya dalam tiga tahun belakangan ini. Sebab sejak bulan Oktober 2014 lalu, seluruh tamu yang berkunjung ke perusahaan pariwisata itu tak pernah membayar karcis yang telah ditetapkan dalam aturan.

Balai Taman Nasional (BTN) Wilayah III Tomia dan Binongko Kabupaten Wakatobi mengaku, pihaknya telah melakukan teguran persuasif maupun melalui surat resmi, namun tak ada sedikitpun inisiatif baik diperlihatkan PT WDR. Manajemen perusahaan milik warga negara asing tersebut justru mengklaim, segala pajak dan retribusi telah dilunasi di pemerintah kabupaten (Pemkab) Wakatobi.

“Tak ada itikad baik meski teguran lisan maupun tertulis sudah dilayangkan berkali-kali. Kami tak ada kaitannya dengan Pemkab Wakatobi. Kami hanya mengacu pada aturan tentang taman nasional. Yang masuk kawasan, harus patuh pada peraturan pemerintah nomor 12 tahun 2014 tentang tentang jenis dan tarif atas PNBP yang berlaku pada Kementerian Kehutanan,” ujar Kepala BTN Wilayah II Tomia dan Binongko, Chris Awang, Kamis (24/8).

Pria yang akrab disapa Chris ini menambahkan, negara telah mengalami kerugian ratusan juta rupiah karena tamu yang masuk kawasan Taman Nasional Wakatobi sebanyak 2.683 orang sejak 2014-2016 tidak membayar karcis. Padahal retribusi yang dibebankan pada pengunjung sebesar Rp 150 ribu sesuai peraturan pemerintah.

“Kalau satu orang saja Rp 150 ribu, coba dikalikan dengan ribuan orang. Kami tegaskan, setiap pengunjung yang ke taman nasional harus menyelesaikan kewajibannya sesuai aturan pemerintah,” tambah Chris.

Walau teguran dari pihaknya tak ditanggapi, BTN Wilayah III telah melakukan langkah tegas. Bahkan belum lama ini pihaknya sengaja mengusir para tamu dari mancanegara yang melakukan aktivitas menyelam di TN Wakatobi. “Lebih dari 10 orang kita usir. Kalau ingin nyaman, mohon kewajibannya diselesaikan. Tapi jika tidak, maka kami akan usir para tamu yang berkunjung ke TN Wakatobi,” tegas Chris.

Sayangnya belum ada tanggapan dari pihak PT WDR terkait persoalan ini. Manajer PT WDR, Alfa yang dikonfirmasi mengaku tak punya kewenangan mengomentari persoalan tersebut. “Maaf ya nanti dibicarakan saja langsung dengan humas perusahaan,” tolak Alfa saat dihubungi. (b/thy)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top