Penjaringan Caleg PPP Sultra Dilaksanakan Usai Pilkada – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
Politik

Penjaringan Caleg PPP Sultra Dilaksanakan Usai Pilkada

KENDARIPOS.CO.ID — Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berupaya untuk menambah jumlah keterwakilan partai di kursi legislatif pada pemilihan calon legilatif (Pilcaleg) tahun 2019 mendatang. Di DPRD Sultra, dari 45 anggota dewan, partai berlambang ka’bah itu hanya memiliki dua kursi. Makanya, dalam kedepan, jumlah yang ada saat ini akan ditingkatkan.

Ketua DPW PPP Sultra, Rasyid Syawal mengatakan, pada momentum pemilihan calon anggota legislatif mendatang, pihaknya akan memaksimalkan kinerja kader di 17 kabupaten/kota. “Hasilnya pasti maksimal, dengan ihtiar dan konsolidasi partai. Kita optimis akan bertambah lebih dari dua itu,” jelasnya, Kamis (24/8).

Anggota DPRD Sultra ini menjelaskan, dalam mewujudkan itu terlebih dahulu akan konsolidasi internal. Olehnya, dalam waktu dekat pihaknya akan menghelat musyawarah kerja wilayah (Muskerwil) DPW PP Sultra pada September mendatang. Sedangkan, untuk penjaringan bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) akan dirancang terlebih dahulu. Pasalnya, pihaknya tentu membutuhkan waktu untuk menyeleksi yang akan dicalonkan nantinya. “Penjaringan Bacaleg kita (PPP) nanti 2018, setelah Pilkada,” ujarnya.

Sementara untuk Aleg di 17 kabupaten/kota se Sultra hampir semua ada. Dari jumlah tersebut, hanya di kabupaten Buton Utara Butur dan Kabupaten Konawe partainya tidak memperoleh kursi. “Yang lainnya ada, tapi jumlahnya bervariasi,” ungkapnya. Untuk 15 daerah yang memperoleh kursi, juga akan dipertahankan sembari meningkatkan jumlahnya. Kemudian, untuk dua daerah tersebut partainya akan berupaya agar bisa ada Aleg yang terpilih. Demikian juga target 30 persen Aleg dari perempuan,” tandasnya. (wan/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top