Bupati Wakatobi Sindir Perjalanan Dinas Pejabat – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
Zetizen Iklan Iklan 10 Iklan 23
Wakatobi

Bupati Wakatobi Sindir Perjalanan Dinas Pejabat

KENDARIPOS.CO.ID — Sindiran pada para pejabatnya yang rajin melakukan perjalanan dinas ke luar daerah kembali dilontarkan Bupati Wakatobi, H. Arhawi. Ia mengingatkan agar seluruh jajarannya tak menghambur-hamburkan anggaran. Utamanya dalam urusan perjalanan dinas yang dilakukan berkali-kali dalam sebulan. Menurut Arhawi, jika anggaran dihabiskan tanpa ada timbal balik positif, maka tak ada perubahan yang akan terjadi di Wakatobi ke depan.

Namun jika anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) digunakan untuk terobosan yang memberikan manfaat untuk pembangunan daerah, maka itu perlu diapresiasi. “Misalkan perjalanan dinas ke Jakarta habiskan Rp 10 juta tapi pulangnya bawa program dari pusat atau bantuan sebesar Rp 1 miliar atau Rp 2 miliar. Maka timbal baliknya ke daerah berkali-kali lipat,” ujar Arhawi, kamis(24/8).

Ia menegaskan, tak persoalkan jika uang perjalanan dinas sekitar puluhan juta rupiah dihabiskan dengan catatan ada pemasukan ke daerah lebih dari itu. “Jika seluruh jajaran pemerintah daerah berpikir untuk memajukan daerah, pasti perkembangan Wakatobi akan semakin pesat,” tambah Arhawi.

Sorotan seperti itu sudah sering dilontarkan Arhawi. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan semangat pejabat daerah dalam mengemban tugas masing-masing. Seluruh pejabatnya dari eselon II hingga camat dan kepala desa diminta tak bermalas-malasan dalam menjalankan tugas. Sebab sebagai pelayan masyarakat, pemerintah harus menjalankan tugas dan memberikan manfaat. “Jangan loyo, Pak. Bagaimana bisa memajukan daerah kalau kita tidak bekerja keras. Saatnya kita kerja, kerja dan kerja, bukan bermalas-malasan,” motivasi Arhawi. (c/thy)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top