Tentukan Status Dugaan Penipuan Oknum Anggota DPRD Konsel, Penyidik Butuh Satu Saksi – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
Hukum & Kriminal

Tentukan Status Dugaan Penipuan Oknum Anggota DPRD Konsel, Penyidik Butuh Satu Saksi

Dolfi Kuemaseh

KENDARIPOS.CO.ID — Penyidik Ssubdit II Ditreskrimum Polda Sultra belum menentukan tersangka kasus dugaan penipuan yang diadukan Adi Leksamana, oknum pendamping desa yang bertugas di Kolaka Timur (Koltim). Penyidik memang telah memeriksa terlapor, Komang Surta yang juga oknum anggota DPRD Konsel namun belum ditetapkan tersangka. Masih dibutuhkan keterangan satu saksi lagi untuk menentukan status Komang Surta dalam aduan itu. Saksi yang dibutuhkan penyidik yakni pihak pemerintahan Kabupaten Konawe Kepulauan.

Kasubbid PID Humas Polda Sultra, Kompol Dolfi Kumaseh menyebutkan keterangan saksi dari Pemkab Konkep dibutuhkan karena berkaitan dengan proyek yang dijanjikan Komang Surta kepada Adi Leksamana. Komang dilapor karena diduga menjanjikan sebuah proyek di Kabupaten Konkep kepada Adi Leksmana. Nah, untuk menguji benar atau tidak adanya proyek yang dijanjikan terlapor maka penyidik akan meminta keterangan pemerintah Konkep. “Kalau memang proyek tersebut tidak benar, berarti memang pelapor ini ditipu, tapi kan kita tunggu saja hasilnya seperti apa,” ujar Kompol Dolfi Kumaseh, Rabu (23/8).

Kompol Dolfi Kumaseh mengaku belum mengetahui siapa saja yang akan dimintai keterangan dari Pemkab Konkep. Yang jelas, kata dia, undangan pemanggilan sudah dilayangkan. Pemeriksaan dijadwalkan pekan ini. “Tapi, kita tunggu kehadiran saksinya,” ungkap Kompol Dolfi. Sebelumnya, penyidik telah memeriksa oknum anggota DPRD Konsel, Komang Surta. Kepada penyidik, Komang Surta memang menjanjikan proyek meminta duit kepada Adi Leksmana. Pelapor lalu menyerahkan duit sekira Rp 130 juta. Namun belakangan Komang Surta telah mengembalikan sekira Rp 6 juta. Tersisa Rp 124 juta yang belum dikembalikan. Komang Surta mengaku proyek yang dijanjikan itu benar-benar ada.

Untuk diketahui, dugaan penipuan itu bermula dari janji yang tak kunjung ditunaikan Komang Sutra kepada Adi Leksmana. Oknum wakil rakyat itu menjanjikan paket proyek kepada Adi di Konawe Kepulauan tahun 2016. Namun Adi harus menyetorkan Rp 130 juta. Korban Adi menyanggupi permintaan itu dan menyerahkan duit tersebut. Waktu terus berlalu namun proyek yang dijanjikan tak kunjung ada. Adi lalu melaporkan dugaan penipuan tersebut di Polda Sultra. (ade/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top