Dinas Peternakan Sultra Siapkan 7.000 Ekor Hewan Kurban – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Metro Kendari

Dinas Peternakan Sultra Siapkan 7.000 Ekor Hewan Kurban

ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Kurang lebih sepekan lagi, umat muslim di seluruh dunia akan merayakan hari Idul Adha. Umat muslim akan mengurbankan hewan dan dibagikan kaum duafa. Karena itu, kebutuhan hewan qurban jelang lebaran Idul Adha itu dipastikan meningkat. Namun, masyarakat tak perlu risau, karena ketersediaan hewan kurban di Sultra saat ini lebih dari cukup. Kepastian itu ditegaskan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sultra, Muhammad Nasir. Kata dia, pemerintah sudah memprediksi jumlah hewan kurban di Sultra tahun ini berkisar 4.000 hingga 4500 ekor sapi dan 2.000 ekor lebih kambing.

Jumlah itu meningkat dari tahun 2016 yang mencapai 3.650 ekor sapi, dan 1.884 ekor kambing. “Memang naik karena selain ekonomi masyarakat kita meningkat, kesadaran masyarakat untuk beribadah juga semakin baik sebagai dampak dari program Sultra Beribadah,” ujar Muhammad Nasir, Rabu (23/8).

Nasir memastikan masih tersedia sekira 7.000 ekor sapi potong di seluruh daerah di Sultra. Sehingga selain untuk memenuhi permintaah kurban di daerah-daerah, peternak juga masih memiliki stok untuk di jual ke daerah lain seperti Sulawesi Tengah atau Sulawesi Selatan. “Kita melihat kecenderungan daerah lain membeli sapi di daerah kita cukup tinggi, tapi kita cukup siap untuk itu,” tukas mantan Kepala Dinas Pertanian Konawe itu.

Masih kata Nasir, stok hewan kurban itu tak akan menurunkan populasi sapi di Bumi Anoa ini. Data terakhir sapi di Sultra mencapai 331.958 ekor. “Masih banyak sapi produktif kita,” tambah Nasir. Ribuan sapi itu tersebar di Kabupaten Konawe Selatan, Muna, Bombana, Kolaka, Kolaka Timur, dan Muna Barat. Sementara untuk memastikan hewan kurban memenuhi syarat teknis kesehatan serta syariat agama Islam, pemerintah sudah mengagendakan bimbingan teknis pengelolaan hewan kurban bagi panitia dan pemotong hewan kurban. Hewan kurban yang pantas dipotong harus aman sehat utuh dan halal (Asuh). “Peserta sekitar 40-an orang tersebar di 10 kecamatan kota Kendari. Insya Allah hari Senin. Masih jauh dari lebaran supaya kalau ada yang tidak layak ditemukan dilapangan bisa diganti,” jelas Nasir.

Untuk kabupaten dan kota lain, Pemprov Sultra sudah mengimbau ke pemda-pemda untuk melakukan hal yang sama dan pengawalan secara mobile di tempat pemotongan kurban. Dia juga mengingatkan agar mewaspadai antraks, penyakit dalam tubuh hewan yang bisa menular ke manusia. “Kalau sapi kita sejauh ini aman, tapi jangan sampai ada yang masuk dari daerah lain itu perlu diwaspadai,” tutupnya. (ely/c)

 

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top