Parah! Kinerja Minim, Pendapatan DPRD Busel Malah Bertambah – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
Zetizen Iklan Iklan 10 Iklan 23
Buton Selatan

Parah! Kinerja Minim, Pendapatan DPRD Busel Malah Bertambah

KENDARIPOS.CO.ID — Terbitnya peraturan pemerintah (PP) nomor 18 tahun 2017 yang mengatur hak keuangan dan administratif bagi unsur pimpinan dan anggota parlemen menjadi berkah bagi para legislator di DPRD Buton Selatan (Busel). Dengan kebijakan tersebut maka jelas akan berdampak pada peningkatan pendapatan keuangan para wakil rakyat.

Saat ini rumusan peraturan daerah (Perda) untuk menindaklanjuti putusan PP nomor 18 tahun 2017 tersebut telah disepakati. “Perda terkait rencana kenaikan gaji atau insentif anggota DPRD Busel sudah ada. Kita telah bahas dan sepakati. Tetapi itu hanya memuat soal, bahwa kami setuju kalau gaji anggota parlemen Busel dinaikkan. Namun berapa kisarannya, dalam Perda tersebut belum tercantum. Karena itu akan kembali disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah,” kata Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Kabupaten (Sekab) Busel, H. Ibrahim saat ditemui di ruang kerjanya Selasa (22/8).

Sebenarnya tidak ada masalah dengan kebijakan pemerintah yang mendorong naiknya pendapatan anggota legislatif. Apalagi kalau hal tersebut dipandang dapat mendongkrak fungsi dan tugas mereka sebagai wakil rakyat. Hanya saja, akan menjadi persoalan jika gaji naik tetapi tidak berbanding lurus dengan kinerja yang dihasilkan. Sebab itu hanya akan membebani keuangan daerah.

Seperti DPRD Busel yang hingga saat ini belum juga melahirkan satu Perda inisiatif yang merupakan salah satu fungsi utama mereka. “Kalau berkaitan kinerja (DPRD Busel), saya kira masyarakat bisa lihat dan menilai sendiri. Dalam suatu pekerjaan harus ada input dan output yang dihasilkan. Misalnya ketika diberi uang, maka sesuai tidak dengan hasilnya. Kita ini sebagai pelayan masyarakat,” kata Asisten II Sekretariat Kabupaten (Setkab) Busel itu.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Busel, La Ode Hasani mengungkapkan, pihaknya belum tahu jelas terkait rencana kenaikan gaji anggota legislatif. “Yang saya dengar, akan ada tim dari eksekutif untuk lebih dulu mengkajinya,” ungkapnya. Hasani mengakui, selama ini DPRD Busel belum sepenuhnya melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan maksimal. Khususnya berkaitan dengan Perda inisiatif. “Sepengetahuan saya, sampai saat ini belum ada produk inisiatif yang dilahirkan,” akunya.

Ia menambahkan, pendapatan DPRD Busel saat ini, bervariasi. “Semua itu diterima setiap bulan. Sementara dengan nominal rencana kenaikan gaji yang sesuai PP nomor 18 tahun 2017 saya belum tahu,” tandas La Ode Hasani. (b/ahi)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top