Innalillah…Jamaah Haji Asal Kolaka Meninggal di Tanah Suci – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
HEADLINE NEWS

Innalillah…Jamaah Haji Asal Kolaka Meninggal di Tanah Suci

Mendiang Jumra Umar Daeng Pawinru (tidak memakai masker)

KENDARIPOS.CO.ID — Seorang jamaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Kolaka bernama Jumra Umar Daeng Pawinru meninggal di tanah suci, Makkah. Wanita berusia 70 tahun itu menghembuskan nafas terakhir pada Senin malam (21/8) atau sekira pukul 11.18 Waktu Saudi Arabia (WSA). Informasinya, Jumra meninggal setelah berjuang melawan penyakit cardiovaskular disease (CVD), yakni masalah jantung dan pembuluh darah.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Jamaah Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kolaka, Agus Ramadhan mengungkapkan, informasi mengenai meninggalnya warga Desa Latuo Kecamatan Samaturu tersebut diterima pada Senin malam melalui panitia haji yang bertugas di Tanah Suci. Adapun penyebab meninggalnya yaitu karena penyakit cardiovaskular disease (CVD).

“CVD adalah penyakit yang berkaitan dengan jantung dan pembuluh darah. Penyakit tersebut sudah diderita almarhumah sejak masih di tanah air,” kata Agus Ramadhan, Selasa (22/8). Agus menuturkan, meskipun penyakit tersebut sudah terdeteksi sejak di Indonesia, namun pihaknya tetap mengizinkan Jumra untuk tetap berangkat ke Arab Saudi. Alasannya, kondisinya masih memungkinkan untuk menunaikan rukun Islam ke lima di Tanah Suci. “Menurut dokter kloter 21, Almarhumah Jumra memang sakit, tapi dia dinyatakan masih layak berangkat ke Tanah Suci. Dan ia meninggal di Jeddah saat menunaikan ibadah umrah,” jelasnya.

Terkait pemakaman almarhumah, lanjut Agus, pihaknya tidak dapat melakukan pemulangan jenazah ke Indonesia. Olehnya itu, jenazahnya dimakamkan di Makkah, Arab Saudi. Dengan meninggalkan Jumra, maka JCH asal Kolaka yang tergabung dalam kloter 21 tinggal 269 orang. Kondisi mereka saat ini baik-baik saja. “JCH lainnya alhamdulillah sehat dan Insya Allah mereka bisa menunaikan ibadah haji,” tuturnya.

Salah satu JCH asal Kota Kendari, Sawaludin Lakawa membenarkan kalau ada salah satu jamaah asal Sultra, khususnya Kolaka dari kloter 21 meninggal dunia. Namanya Jumra Umar Daeng Pawinru. Untuk jamaah kloter 19, lanjut dia, ada dua yang saat ini terbaring di klinik Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). Mereka adalah Haniah dan Abdul Kadir. “Kalau ibu Haniah sudah enam hari masuk klinik, sedangkan Abdul Kadir masuk kemarin (dua hari lalu),” ungkapnya.

Ketua Kloter 19 Kota Kendari yang juga Kakandepag Kota Kendari, Samsuri membenarkan, JCH yang meninggal dari kloter 21 Kabupaten Kolaka atas nama ibu Jumrah. “Kalau jamaah asal Kota Kendari ada dua yang tengah dirawat di klinik KKIH, yakni ibu Hania yang sudah enam hari dirawat dan Abdul Kadir, yang kemarin kita antar di KKIH,” kata Samsuri.

Pantauan Kendari Pos di kamar 101 dan 102 hotel Al Wehda, empat petugas kesehatan kloter 19 memang tak pernah sepi. JCH silih berganti datang memeriksakan kesehatannya. Sepuluh hari di Kota Mekka dengan suhu 45-50 derajat celcius menyebabkan banyak jamaah diserang batuk, batuk flu, demam.

Secara umum, jumlah JCH asal Indonesia yang meninggal di Makkah dan Madinah tercatat sudah mencapai 57 orang, 38 orang di antaranya meninggal di Makkah. Informasi itu disampaikan Salman Idris MKes, petugas Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKIH) saat memberikan penyuluhan kesehatan di masjid Al Wehda Tower 1-2 Hotel, Selasa pagi (22/8).

1 of 2

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top