Deposito Rp 40 Miliar DAK Muna Diduga Mengalir ke DPPKAD – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
Zetizen Iklan Iklan 10 Iklan 23
Hukum & Kriminal

Deposito Rp 40 Miliar DAK Muna Diduga Mengalir ke DPPKAD

KENDARIPOS.CO.ID — Ke mana aliran dana bunga deposito sebesar Rp 40 miliar sudah mulai ada titik terang. Berdasarkan pemeriksaan saksi-saksi, dugaan sementara mengalir ke sejumlah instansi, salah satunya Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Aset Daerah (DPPKAD) yang kala itu dinakhodai Ratna Ningsih. Penyidik dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna menilai, instansi tersebut tahu siapa penikmat dana tersebut.

Dugaan aliran dana bermuara ke instansi yang kini berganti nama menjadi Badan Pemeriksa Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) itu diperkuat lagi dengan keterangan bendahara Pemkab Muna, La Ganiru saat diperiksa jaksa Kejari Muna, kemarin. Menurutnya, tugas bendahara hanya mengeluarkan cek pencairan atas kegiatan yang telah dilakukan. Dirinya, tak perlu mengetahui sejauh mana progres kegiatan yang dikerjakan. “Tugas bendahara hanya mengeluarkan cek pencairan anggaran. Soal deposito Rp 40 miliar, saya tidak tahu-menahu,” kata La Ganiru singkat di Kejari Muna, Selasa (22/8).

Selain pengusutan deposito di tiga perbankan plat merah, jaksa juga melakukan penyidikan terhadap sejumlah pekerjaan proyek infrastruktur jalan yang menyeberang tahun. Hari ini, Rabu (23/8) ada lima kontraktor bakal diperiksa berdasarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) Kejari Muna dengan nomor print : 685/R.3.13/Fd.1/08/2017 tanggal 2 Agustus dalam perkara tindak pidana korupsi penyimpangan/penyelewengan keuangan negara pada pembayaran dana kegiatan proyek/pekerjaan yang penyelesaiannya melewati tahun anggaran DAK tahun 2015. “Yang dipanggil ini, mereka yang tidak hadir dalam panggilan pertama,” kata Darman pegawai Kejari Muna. (c/ery)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top