Non-ASN Pemprov Sultra Akan Dicover BPJS Ketenagakerjaan – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
Ekonomi & Bisnis

Non-ASN Pemprov Sultra Akan Dicover BPJS Ketenagakerjaan

Wa Ode Sitti Febriani/Kendari Pos
Plt. Gubernur Sultra, Saleh Lasata, didampingi Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kendari, La Uno, mMenyerahkan Santunan kepada ahli waris.

KENDARIPOS.CO.ID — Berbicara tentang kesejahteraan masyarakat tentu harus didukung berbagai aspek, diantaranya jaminan pendidikan hingga kesehatan yang memadai. Untuk itulah, mulai tahun depan, Pemerintah provinsi (Pemprov) Sultra bakal memberikan jaminan sosial bagi tenaga Non-Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkupnya via Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sultra, Saleh Lasata menegaskan, cover jaminan sosial bagi 4 ribuan tenaga Non-ASN sejatinya telah disepakati bersama BPJS Ketenagakerjaan pada tanggal 3 Agustus. Seluruh kabupaten/kota telah menerima informasi resmi seputar persiapan pelaksanaannya.”Tentu akan disesuaikan dengan kemampuan APBD,” singkatnya.

Lebih jauh ia mengatakan, pembangunan dalam arti luas menjadi tugas utama stakeholders namun semua harus disesuaikan dengan kemampuan daerah. Disini wajib ada perencanaan yang baik agar hasilnya lebih tepat sasaran. Menurutnya, pemerintah kabupaten/kota harus fokus pada daerahnya masing-masing sedangkan Pemprov tinggal mengoordinasikan dan menyetarakan. Apalagi, Pendapatan Asli Daerah (PAD) masing-masing memiliki. Provinsi berkewajiban untuk membantu daerah dengan kemampuan rendah dengan program khusus.

Bertepatan dengan Hari Kemerdekaan RI (17/8) lalu, BPJS Ketenagakerjaan telah menyerahkan santunan kepada ahli waris. Masing masing adalah Rp 418,7 juta kepada Asriani, ahli waris almarhum La Ode Abdul Gusrianto, salah satu sekuriti Bank Sultra yang meninggal dunia secara mendadak saat bertugas di Kantor Kas Bank Sultra Cabang Mandonga. Asriani juga berhak mendapatkan uang pensiun setiap bulan Rp 508 ribu.”Jika suatu saat sang istri juga meninggal dunia, maka akan diberikan kepada anak pertama dan kedua sampai berumur 23 tahun atau belum menikah serta bekerja,” terang Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kendari, La Uno.

Selain itu, Nurmina, ahli waris almarhum La Moni, juga diberi santunan Rp 31 juta, terdiri dari jaminan kematian, beasiswa untuk anak dan jaminan hari tua. Sedangkan untuk jaminan kecelakaan kerja dan jaminan hari tua dengan nominal Rp 122,2 juta diserahkan kepada Nurhidayah ahli waris dari almarhum Bima Zulkifli yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di wilayah Moramo, Kabupaten Konawe Selatan. Santunan diserahkan langsung oleh Plt. Gubernur Sultra.

La Uno mengatakan, setelah berkoordinasi dengan Direktur Utama Bank Sultra, akan ada penambahan peserta BPJS Ketenagarkerjaan dari bank milik pemerintah ini. Khususnya, untuk tenaga Non-ASN yang jumlahnya mencapai 6 ribu orang se Sultra. “Kami harap semua dapat memperoleh jaminan sosial karena ini diamanahkan oleh undang-undang,” tutupnya. (feb/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top