KPK Belum Keluarkan Izin Pelantikan Umar Samiun – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
HEADLINE NEWS

KPK Belum Keluarkan Izin Pelantikan Umar Samiun

Umar Samiun pakai rompi tahanan KPK

KENDARIPOS.CO.ID — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga kini belum mengeluarkan izin terkait pelantikan Bupati Buton terpilih, Samsu Umar Abdul Samiun di luar Rutan Guntur. Jaksa KPK, Kiki mengungkapkan, pimpinan KPK dengan tegas belum memberikan izin terkait dengan proses pelantikan tersebut. Ia bahkan mengungkapkan, jika pengadilan tetap memberikan izin maka hakim akan terancam sanksi. “Dulu pernah ada hakim memberikan izin terdakwa untuk keluar tahanan dan kita perkarakan,” tegas Kiki, kepada Kendari Pos di Jakarta.

Menurut dia, sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) 58 tahun 1999 tentang perawatan tahan, ada tiga alasan tahan diperbolehkan keluar. “Pertama itu untuk keperluan rekontruksi, penyerahan barang bukti dan proses peradilan. Kedua, perawatan kesehatan dan terakhir tahanan boleh keluar karena alasan kejadian luar biasa,” jelasnya.

Menurutnya, kejadian luar biasa itu dicontohkan seperti meninggalnya sanak keluarga. “Sementara proses pelantikan sendiri tidak diatur di dalamnya. Untuk itu kami sarankan hakim untuk mempertimbangkan agar memberikan izin pelantikan tersebut,” katanya. Soal perintah UU yang mengatur bahwa kepala daerah terpilih harus dilantik, Kiki enggan berkomentar. Menurutnya itu bukan ranahnya untuk memberikan komentar. “Perintah UU itukan yang menjalankan Kementerian Dalam Negeri. Sedangkan soal perawatan tahanan juga berbeda. Jadi silahkan tanya langsung ke Kemendagri,” tuturnya.

Sementara itu Penasehat Hukum (PH) US, Saleh, SH mengungkapkan hakim harus memberikan izin mengikuti pelantikan tersebut. “Pelantikan bupati terpilih itu perintah UU. Jadi, saya rasa Hakim punya alasan dan dasar hukum untuk memberikan izin tersebut,” terangnya.
Terkait dengan PP perawatan tahanan, Saleh menjelaskan bahwa cliennya masuk dalam alasan ketiga yakni alasan kejadian luar biasa. “Bupati Buton sebagai calon tunggal terpilih melawan kotak kosong. Itu menandakan bahwa dia adalah kepercayaan rakyat. Amanah rakyat Buton kini ada bersamanya, saya rasa pihak Kejaksaan menafsirkan kejadian luar biasa itu cuman dari perspektifnya saja,” terangnya.

1 of 2

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top