Kepala BKPSDM Konut Ungkap Indikasi Pungli – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
Konawe Utara

Kepala BKPSDM Konut Ungkap Indikasi Pungli

Ilustrasi Pungli

KENDARIPOS.CO.ID — Praktik pungutan liar (Pungli) dalam pengurusan kenaikan pangkat aparatur sipil negara (ASN) di lingkup pemerintah kabupaten (Pemkab) Konawe Utara (Konut) terungkap. Indikasi ilegal yang terjadi di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) itu dibeberkan langsung pimpinan instansi tersebut, Supardi.

“Saya siap mengundurkan diri dari jabatan Kepala BKPSDM kalau memang saya yang melakukan. Karena tanda tangan saya saja dipalsukan. Makanya saya ungkapkan di sini, untuk membersihkan praktik Pungli yang terjadi,” ujar Kepala BKPSDM Konut, Supardi, dalam rapat dengar pendapat di DPRD, akhir pekan lalu.

Mantan Kepala Bappeda Konut itu mengaku telah mengantongi identitas lima oknum pegawai BKPSDM yang diduga kerap melakukan Pungli saat mengurus kenaikan pangkat ASN. Supardi bahkan mengaku sudah melakukan pengusutan untuk mengungkap praktik tersebut.

“Saya tanya mereka semua. Punglinya bervariasi mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 5,5 juta,” bebernya. Mantan Kadis Perkebunan itu mengaku, keganjilan tersebut terungkap setelah dokumen kenaikan pangkat ASN yang ditandatanganinya berbanding terbalik dengan jumlah usulan yang disetor ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional Makassar.

Sebab, jumlah yang ditandatangani hanya 50 orang, namun ternyata yangdiusulkan ke BKN Makassar sebanyak 357 ASN. “Saya ingin merubah praktik-praktik seperti itu. Tapi memang saya akui ketidakmampuan untuk melihat orang. Makanya lima orang staf saya sudah periksa. Persoalan ini akan saya sampaikan pada pimpinan untuk menentukan langkah selanjutnya,” tegas Supardi.

Pernyataan Kepala BKPSDM tersebut membuat Wakil Ketua DPRD Konut, Sudiro, kaget. Sementara itu, Ketua DPRD Konut, Jefry Prananda merekomendasikan agar temuan tersebut ditindaklanjuti oleh bupati. “Termasuk rekomendasi pada penegak hukum terkait pungutan liar itu untuk diusut,” tandasnya. (b/min)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top