Giliran Bendahara Pemkab Muna Diperiksa Jaksa – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
HEADLINE NEWS

Giliran Bendahara Pemkab Muna Diperiksa Jaksa

KENDARIPOS.CO.ID — Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna terus mencari jalan supaya dugaan mega korupsi dana alokasi khusus (DAK) 2015 tuntas. Makanya, sejumlah pihak yang dianggap punya keterkaitan dimintai keterangannya. Setelah selama dua pekan memeriksa pihak rekanan, besok (22/8), lembaga yang dinakhodai Badrut Tamam itu rencananya akan kembali memanggil bendahara Pemkab Muna, Ganiru.

“Pemeriksaan akan dilanjutkan Selasa (22/8),” ujar Ati, pegawai Kejari Muna. Pemeriksaan terhadap bendahara Pemkab juga untuk mendalami informasi yang disampaikan saksi sebelumnya. Kajari Muna, Badrut Tamam menegaskan, sejumlah mantan pejabat juga akan dipanggil kembali untuk dimintai keterangan.

Sejauh ini, sudah 16 saksi yang diperiksa. Namun, hingga kini belum ada titik terang alias belum ada tersangkanya. Pakar hukum Sultra, Dr Kamaruddin menilai wajar kalau Kejari Muna belum menentukan tersangka karena alat bukti yang ditemukan belum cukup kuat. Makanya pemeriksaan saksi-saksi diintesifkan untuk menguatkan alat bukti tersebut.

“Publik tunggu saja. Naik status tidak serta merta ditentukan tersangkanya. Ada memang kasus langsung ditetapkan tersangkanya. Sebab, untuk menentukan si A, harus ada pertimbangan hukumnya. Jadi rentetannya panjang. Tinggal dipantau saja,” kata Dr Kamaruddin saat dihubungi, kemarin.

Terkait dengan terperiksa merasa dirugikan, menurut dia, sebagai warga negara yang baik, harus taat hukum. Sebab, secara fisik belum ada penetapan. Dengan alat bukti yang ada, jaksa belum bisa menentukan sikap. Hanya memang dari aspek sosial, terperiksa dirugikan. Pasalnya, diperlakukan sebagai oknum yang terlibat. Kendati demikian, dirinya minta supaya masyarakat memberikan kepercayaan kepada jaksa untuk bekerja sampai tuntas.

“Intinya, orientasinya jangan ada faktor lain. Tinggal dikontrol saja sejauh mana perkembangannya,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, dua alat bukti telah dikantongi Kejari Muna. Hanya saja, untuk menguatkan bukti-bukti yang ada, jaksa harus melakukan penyidikan sebagai rangkaian kelanjutkan penyelidikan dalam menentukan tersangkanya. Untuk itu, semua pihak diharapkan bersabar dalam menanti drama akhir sengkarut penyelewengan dana yang merugikan negara puluhan miliar tersebut. (b/ery)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top