Anggaran Sudah Siap Rp 75 Miliar, Embarkasi Haji Sultra Terkendala Hibah Lahan – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
Metro Kendari

Anggaran Sudah Siap Rp 75 Miliar, Embarkasi Haji Sultra Terkendala Hibah Lahan

KENDARIPOS.CO.ID — Ali Irfan menitipkan satu Pekerjaan Rumah (PR) prioritas kepada Abdul Kadir saat menggantikannya sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sultra. PR itu adalah pembangunan tower (menara) haji di ibu kota provinsi ini. Menara itu untuk terbentuknya embarkasi haji di Sultra. Impian itu sebenarnya sudah ada sejak 2015, namun dua kali pembahasan APBN terpaksa harus terlewatkan karena dokumen kesiapan lahan belum terpenuhi oleh pemerintah daerah.

Kepala Kanwil Kemenag Sultra, Abdul Kadir membenarkan hal itu. Kata dia, soal embarkasi haji Sultra memang sudah masuk usulan APBN. Hanya saja pihak Kemenag Sultra masih mengupayakan kepastian lahan. “Ini ada dua opsi, pertama di Baruga, kedua di asrama haji Lepolepo,” ujar Abdul Kadir, akhir pekan lalu.

Lokasi patennya kata dia bergantung pemerintah daerah. Sebab lahan tersebut harus melalui proses hibah ke Kemenag Sultra sebagai syarat pengusulan program kegiatan di Kemenag RI. Menurutnya, rencana Sultra membangun tower haji sudah lama diketahui dan direspons positif oleh pemeritnah pusat. Bahkan anggarannya sudah ditaksir Rp 75 miliar. “Hanya kembali lagi persoalan lahan yang belum siap. Anggaran itu siap di pusat sekitar Rp 75 miliar,” beber Abdul Kadir.

Abdul Kadir yakin setelah membangun komunikasi terbuka dengan Pemprov Sultra, penyerahan aset asrama haji itu bisa dilakukan. Sehingga ke depan jamaah haji Sultra tak perlu lagi harus berkumpul di embarkasi Makassar sebelum terbang ke tanah suci, Makkah. “Selama ini kita ke Makassar, biaya lagi besar,” ungkapnya.

Kehadiran embarkasi haji di Sultra bukan hanya memudahkan calon jamaah. Tetapi juga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. “Ini akan menguntungkan daerah dan masyarakat makanya Ali Irfan juga siap bantu di pusat untuk kawal usulan ini,” tambah Abdul Kadir. Bila urusan lahan tuntas tahun ini, maka dirinya sangat optimis jika tahun 2018, embarkasi haji sudah masuk APBN. “Tahun depan, tolong kita didoakan juga dalam berusaha,” pungkasnya. (ely/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top