Ironi Sarina, Bocah dari Kolut yang tak Sekolah karena Ijazahnya Tersandera – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
Zetizen Iklan Iklan 10 Iklan 23
HEADLINE NEWS

Ironi Sarina, Bocah dari Kolut yang tak Sekolah karena Ijazahnya Tersandera

Sarina, bocah dari Kolut yang karena kemiskinan membuatnya tak bisa sekolah. Mencari duit baginya lebih penting dari pada pendidikan. Foto : MUH RUSLI/KENDARI POS

KENDARIPOS.CO.ID — Nasib tak memihak Sarina. Kemiskinan membuatnya jauh dari ilmu. Ia hanya tahu cara bertahan hidup, membantu orang tuanya mencari duit. Bisa makan lebih penting daripada bisa sekolah.

Muh Rusli, Lasusua

Namanya Sarina. Usianya baru 7 tahun. Orang-orang memanggilnya Rina. Ia berasal dari Desa Pitulua Kecamatan Lasusua Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) Sulawesi Tenggara (Sultra). Kemiskinan sudah jadi temannya sejak lahir. Ia terpaksa harus ikut mencari uang, agar dapur di rumah orang tuanya tetap bisa berasap, untuk makan dirinya serta dua adiknya.

Jangan heran jika tangan mungilnya terlihat lebih tebal dan kasar dari anak sebayanya. Telapak kakinya pun demikian. Maklum, saban hari, ia harus berjalan sekira satu kilometer ke arah timur rumahnya, ke sebuah bangsal pembakaran batu bata. Di tempat ini, ia jadi “karyawan”. Demi dapat sedikit duit, Rina harus kuat membaur dengan pekerja dewasa pria, mengurusi proses pencetakan batu bata.

Rina adalah anak sulung. Dua adiknya, Sultan baru berusia tiga tahun dan saudari tirinya bernama Ayu yang baru tiga bulan. Ayah kandung Rina telah lama meninggal sejak adiknya, Sultan berusia delapan bulan dalam perut ibunya, Jumatang (24). Ayah tirinya bernama Bio. Sosok pria pekerja keras dan bertanggung jawab yang sudah dua tahun hadir dalam keluarga kecilnya. Selain mengandalkan upah dari hasil cetakan batu bata juga mencari biji kelapa untuk dikumpul dan dijual.

1 of 4

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top