Dinas Lingkungan Hidup Kota Kendari Keluarkan 34 Izin – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
Metro Kendari

Dinas Lingkungan Hidup Kota Kendari Keluarkan 34 Izin

KENDARIPOS.CO.ID — Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Kendari sudah mengeluarkan 34 izin untuk periode Januari hingga Juli 2017 ini. Izin lingkungan tersebut terdiri dari tujuh Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan ((UKL-UPL), dan 27 Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL).

Sedangkan untuk izin Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) belum satu pun dikeluarkan. Izin tersebut diprediksi tidak sebanyak yang dikeluarkan pada 2016 lalu yang mencapai 169 izin lingkungan, terdiri dari 64 UKL-UPL, 104 SPPL dan satu izin AMDAL. Kepala Bidang Lingkungan Hidup, DLHK Kota Kendari, Ratna Sakai menyampaikan hal tersebut. Dijelaskannya, dari 34 izin tersebut, paling banyak didominasi pada sektor usaha layanan jasa. “Izinnya seperti pembangunan perumahan, hotel dan usaha jasa lain. Memang di Kendari kan tidak ada titik pertambangan, jadi izin yang kita keluarkan rata-rata terkait usaha jasa,” jelasnya.

Dijelaskan lebih rinci, UKL-UPL merupakan dokumen tentang kajian dampak lingkungan terhadap pembangunan atau usaha yang akan dijalankan. Dokumen itu wajib dimiliki sebelum memulai sebuah pembangunan. Sedangkan SPPL, hanya sebuah surat pernyataan kesanggupan mengelola lingkungan hidup yang ditimbulkan akibat pembangunan atau usaha jasa yang dijalankan. “UKL-UPL itu usaha yang lebih luas dampak lingkungannya. Tidak dikeluarkan izinnya kalau belum memiliki dokumen yang dimaksud. Kalau SPPL, hanya sebuah peryataan. Tetapi kedua-duanya wajib diurus,” jelasnya.

Untuk AMDAL sendiri, merupakan dokumen penting yang wajib dimiliki pengembang sebelum memulai pembangunan. Dokumen AMDAL biasanya membutuhkan kajian lebih luas dan komprehensif. Untuk tahun 2017 ini, kata Ratna Sakai, baru ada satu yang dikonsultasikan kepada DLHK. “Yaitu proyek pembangunan kawasan terpadu. Tetapi mereka baru konsultasi saja. Kabarnya September dokumennya masuk. Setelah itu akan dibahas dengan saksama dan komprehensif, baru dikeluarkan. Sampai Juli, belum ada (izin AMDAL),” imbuhnya. (Alfin)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top