Keuangan Daerah Kategori Rendah, Kenaikan Tunjangan DPRD Kendari Lebih Rp 6 Miliar – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Metro Kendari

Keuangan Daerah Kategori Rendah, Kenaikan Tunjangan DPRD Kendari Lebih Rp 6 Miliar

Alamsyah Lotunani

KENDARIPOS.CO.ID — Pemkot sudah mengalkulasi kemampuan keuangan daerah terkait kenaikan tunjangan komunikasi intensif dan reses anggota DPRD Kota Kendari. Sesuai PP Nomor 18 Tahun 2017, pemerintah pusat menaikkan tunjangan dewan dengan disesuaikan kemampuan keuangan daerah yakni tinggi, sedang dan rendah. Nah, Kota Kendari berada pada golongan rendah.

Pengelompokkan kemampuan keuangan daerah tersebut berkorelasi pada besaran bilangan untuk perkalian pada tunjangan dewan. PP 18 tahun 2017 itu menegaskan pemberian tunjangan komunikasi intensif dan tunjangan reses dilakukan dengan ketentuan, untuk kelompok kemampuan keuangan daerah tinggi, paling banyak 7 (tujuh) kali dari uang representasi ketua DPRD. Adapun kategori sedang, paling banyak 5 (lima) kali dan kategori keuangan daerah rendah, paling banyak 3 (tiga) kali dari uang representasi ketua DPRD.

Sekretaris Kota Kendari, Alamsyah Lotunani mengatakan sesuai ketentuan Permendagri Nomor 62 tahun 2017 yang merupakan penjabaran PP, Pemda akan menindak lanjuti usulan kenaikan tunjangan dalam bentuk peraturan daerah (Perda). Selanjutnya akan dijabarkan lebih teknis dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Kendari. “Permendagrinya sudah ada, Perdanya juga sudah disepakati. Sedangkan kemampuan keuangan daerah kita berada pada kategori rendah. Selanjutnya tinggal dibuatkan Perwalinya,” ujar Alamsyah Lotunani, Selasa (15/8).

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Kendari, Samsudin Rahim tidak menampik jika keuangan daerah Kota Kendari berada pada kategori rendah. “Kami akan segera membuat usulan kenaikan tunjangan untuk dipelajari Pemkot,” ujarnya. Sebelumnya, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Kendari sudah menghitung penambahan alokasi anggaran untuk tunjangan anggota dewan. Sesuai kalkulasi, jika APBD Pemkot tergolong rendah, maka kenaikan tunjangan secara keseluruhan bisa mencapai Rp 6 miliar lebih. “Itu kalau kita kali tiga. Angkanya dari semula Rp 28 miliar per tahun, naik menjadi Rp 34 miliar untuk gaji dewan. Belum lagi kalau APBD kita kategori sedang. Bisa bertambah banyak lagi yang harus dialokasikan,” kata Susanti dalam sebuah kesempatan. (m1/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top