Kajati Sultra : Kejaksaan Terbuka dengan Media, Tapi….. – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
HEADLINE NEWS

Kajati Sultra : Kejaksaan Terbuka dengan Media, Tapi…..

Dirut Kendari Pos, Irwan Zainuddin (merah) saat menerima kunjungan Kajati Sultra, Azhari.

KENDARIPOS.CO.ID — Tiga minggu pasca resmi bertugas di Sulawesi Tenggara (Sultra), Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati), Azhari, mengunjungi koran pertama dan terbesar di Sultra, Kendari Pos. Mantan Wakajati Jambi ini mengaku sangat memahami dunia kerja jurnalistik. Sebab, dulu pernah berkiprah di dalamnya. Makanya, dia berjanji akan terbuka kepada insan pers bila ingin memperoleh informasi di kejaksaan. Hanya saja, karena baru tiga pekan menduduki kursi Kajati Sultra, itupun efektifnya hanya sekira lima hari kerja, sehingga belum bisa memberikan keterangan seputar kasus yang ditangani kejaksaan.

“Saya juga belum kenal semua pegawai kejaksaan, termasuk kasus yang ditangani selama ini. Makanya tidak berkomentar dulu. Nanti kalau semua sudah dapat informasi detailnya, baru bisa sampaikan kepada wartawan yang mau konfirmasi,” kata Azhari saat berbincang dengan Direktur Utama (Dirut) Kendari Pos, Irwan Zainuddin beserta jajaran di lantai II Graha Pena Kendari Pos, Selasa (15/8/2017).

Azhari menegaskan, kejaksaan tak anti kritik, selama itu tujuannya kontruktif dan demi kemajuan bersama. Selama ini Kejati Sultra sudah menunjukkan hal itu. Termasuk hubungan dengan Kendari Pos, selaku media pertama dan terbesar di Sultra juga terus terjaga. Dirinya juga meyakinkan, bahwa tak perlu lewat jalur formalitas kalau ingin mengkonfirmasi sesuatu. “Kita ingin hubungan tidak kaku. Tak perlu terlalu formalitas. Prinsipnya, harus ada simbiosis mutalisme untuk kemajuan daerah,” ungkapnya. Kata dia, kejaksaan sangat mendukung keterbukaan informasi. Semua kasus yang ditangani korps adyaksa bisa diakses media, kecuali hal-hal yang memang belum bisa dipublis.

Sebelum bergabung di kejaksaan, Azhari pernah menjadi wartawan di salah satu media di Lampung. Pengalaman itu dibawanya saat diberi amanah menjadi pegawai kejaksaan. Malah, ketika masih menjadi pegawai biasa, dia tetap dekat dengan mantan rekan seprofesinya. “Kalau tidak salah ingat, saya membelikan tempat tidur anak saya dari hasil kerja jadi wartawan. Waktu itu tahun 1983, saya sudah jadi wartawan. Saya selalu bolak balik Jakarta-Lampung untuk mencari berita karena harus bersaing informasi dengan media lain kala itu. Tantangan jadi wartawan saat itu lebih berat dari sekarang,” kenangnya.

Dirut Kendari Pos, Irwan Zainuddin mengatakan hubungan Kendari Pos dengan kejaksaan sudah terjalin sejak Kajati sebelumnya. “Kendari Pos dan kejaksaan adalah teman, saudara sekaligus partner. Kita harap keakraban ini akan terus terjalin dengan baik,” katanya. Irwan menambahkan, saat ini Kendari Pos sudah mengubah wajah pemberitaan. Bila sebelumnya menganggap berita buruk adalah berita terbaik, maka kini konsepnya menjadi berita bagus adalah berita terbaik (The good news is the best news).

Azhari tak sendiri saat berkunjung di Kendari Pos. Dia didampingi Aspidsus Mustaming, Asintel Frits Nalle dan Kasipenkum Janes Mamangkey. Disambut langsung Dirut Kendari Pos Irwan Zaiunddin, Direktur Kendari Pos Laode Diada Nebansi beserta jajaran redaksi Kendari Pos. Saat tiba di Kendari Pos sekira pukul 10.14 Wita, Azhari menyapa dan menyalami kru Kendari Pos yang sudah menanti kedatangannya. Ia begitu ramah kepada semua orang yang menyapanya. Suasana kekraban begitu terasa. (b/dan)

 

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top