Waspada ! Apotek di Kolaka Banyak Bermasalah – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
HEADLINE NEWS

Waspada ! Apotek di Kolaka Banyak Bermasalah

ilustasi

KENDARIPOS.CO.ID — Warga Kolaka harus hati-hati saat memutuskan membeli obat di apotek. Di daerah itu, ada beberapa apotek yang bermasalah, baik dari sisi administrasi maupun sumber daya manusianya. Kesimpulan ini diambil Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Sultra, yang turun ke Bumi Mekongga, melakukan razia terhadap tempat-tempat penjualan obat-obatan.

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka intensifikasi pengawasan obat dan narkotika, psikotropika dan zat adiktif (napza). Memang, tidak ada adanya pelanggaran dari sisi peredaran obat tersebut, namun BPOM Sultra menemukan kesalahan tata kelola obat yang dilakukan oleh sejumlah apotek di daerah pimpinan Ahmad Safei itu.

“Dari hasil pantauan kami, ada apotek yang tidak menyimpan arsip pesanan obat dari perusahaan besar farmasi (PBF) dan faktur obat yang diterima dari PBF tidak ditandatangani,” ungkap Sienny, Koordinator Bidang Obat dan Napza BPOM Sultra, Senin (14/8/2017). Wanita berkacamata itu menambahkan, selain temuan pelanggaran administrasi, pihaknya juga menemukan adanya karyawan apotek yang bertugas melayani obat yang tidak berlatar belakang farmasi.

Padahal, kata dia, itu sudah terang benderang bertentangan dengan aturan bidang farmasi. Disebutkannya, dalam PP 51 Tahun 2009 jelas tertera bahwa petugas di apotek harus berlatar belakang ilmu farmasi. “Jadi dengan adanya temuan tersebut, maka kami akan memberikan teguran tertulis kepada Dinas Kesehatan setempat untuk selanjutnya melakukan tindakan kepada apotek atas pelanggaran tersebut,” tukasnya.

Sienny menuturkan, intensifikasi yang dilakukan oleh pihaknya kali ini berdasarkan instruksi dari pusat. Adapun jumlah apotek yang dikunjungi di Kolaka kali ini yaitu sebanyak sembilan sarana. “Apotek yang kami datangi ini adalah apotek yang sering kedapatan melakukan pelanggaran saat kami lakukan inspeksi sebelumnya. Makanya kami datang lagi untuk mengetahui apakah sudah berubah atau belum,” jelasnya. (fad)

 

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top