Raimuna Nasional Resmi Dibuka, Kader Pramuka Harus Jadi Teladan – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Nasional

Raimuna Nasional Resmi Dibuka, Kader Pramuka Harus Jadi Teladan

Presiden Joko Widodo (kedua kanan) bersama Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault (ketiga kanan) saat pembukaan Raimuna Nasional XI di, Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta, Senin (14/8). FOTO : MIFTAHULHAYAT/JAWA POS

KENDARIPOS.CO.ID — Raimuna Nasional XI Pramuka resmi dibuka Senin (14/8) di Bumi Perkemahan Cibubur. Tahun ini, terdapat kurang lebih 15 ribu pramuka berusia 16-25 tahun dari514 kota dan 34 provinsi di seluruh Indonesia yang hadir. Penyelenggaraan acara ini bertepatan denganhari pramuka ke 56. Acara yang diselenggarakan mulai dari 13 sampai 21 Agustus 2017 ini dibuka oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang sekaligus didaulat sebagai inspektur upacara. Jokowi sendiri hadir pukul 07.30 WIB dan langsung menyalami para pramuka yang telah berbaris rapih. Setelah itu, barulah upacara pembukaan dimulai pada pukul delapan.

Presiden Joko Widodo dalam sambutannya menuturkan cara-cara lama dalam mendidik pramuka perlu ditinggalkan. Karena pramuka saat ini adalah generasi Y atau milenial yang adaptif dengan kemajuan teknologi. ”Gerakan pramuka harus punya terobosan, jangan berfikir linier, jangan terjebak cara-cara rutinitas,” kata Jokowi yang juga menjadi Ketua Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka.

Dia gerakan pramuka perlu menggunakan cara-cara kekinian dan kreatif yang bisa diterima generasi milineal. Sehingga rasa cinta tanah air bisa terus ditanamkan. Para pramuka juga tidak lagi hanya belajar baris-berbaris, membangun tenda, atau membuat simpul tali. ”Tapi juga harus memandu adik-adik pramuka berdisiplin menggunakan media sosial yang positif dan produktif,” ungkap Jokowi.

 Masalah pendanaan sempat membayangi peringatan Hari Pramuka ke-56 dan pembukaan Raimuna Nasional XI . Anggaran dari Kementerian Pemuda dan Olah Raga (kemenpora) baru cair sepekan sebelum pelaksanaan acara yang melibatkan 15 ribu pramuka penegak dan pandega dari 514 kabupaten/kota.

Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault menyinggung pencairan dana itu pada saat membacakan sambutan di hadapan Presiden Joko Widodo. Hadir pula mantan Presiden Megawati Soekarno Putri, Menpora Imam Nahrawi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. ”Dana Rp 10 miliar saja baru turun H-7 itu membuat jantung kami was-was. Kan adik-adik sempat khawatir jadi tidak, jadi tidak. Anda bayangkan mereka ada yang berangkat naik kapal laut dan sebagainya. Ini perhatian besar untuk ke depannya,” ujar Adhyaksa usai acara.

Adhyaksa juga sudah mengadukan kebutuhan anggaran tersebut kepada Jokowi di sela-sela acara kemarin. Dia menuturkan bahwa Rp 10 miliar itu sebenarnya masih belum cukup untuk kegiatan Kwarnas. ”Saya bilang sama bapak presiden, sambil jalan, Rp 45 miliar saja untuk kwarnas itu buat kamu sudah cukup untuk mengawal kegiatan,” ungkap dia.

Menpora Imam Nahrawi yang dimintai tanggapan tentang pencairan dana untuk Kwarnas itu terlihat agak kecewa. Dia menuturkan persoalan pencarian dana itu tidak seharusnya disinggung pada acara itu. Apalagi dana untuk Kwarnas sudah dicairkan. ”Mestinya berterima kasih. Mosok gini masih mengeluh. Dasa darma pramuka itu tabah, tanggung jawab suci dalam pikiran dan perkataan,” kata dia. Meskipun saat ditanya dia mengaku tidak tersinggung. Bahkan ikut bertepuk tangan saat Adhyaksa membacakan sambutannya. ”Tapi saya tidak tahu, kenapa kok diungkap di forum yang terhormat dan mulia ini,” imbuh dia.

Kedepan, dia menjanjikan anggaran untuk Kwarnas tidak akan terlambat lagi. Tapi, dia berpesan agar pramuka yang telah berusia 56 tahun itu tidak disusupi paham-paham radikal yang bisa mencabut nasionalisme. ”Tidak boleh ada HTI (di Pramuka, red) itu saja,” tegas dia. Dalam acara ini, turut hadir sejumlah tokoh nasional, seperti mantan presiden Megawati Soekarno Putri, mantan wakil presiden Tri Sutrisno, menteri koordinator bidang kemaritiman Luhut Panjaitan, menteri pemuda dan olahraga Imam Nahrawi, serta sekretaris kabinet Pramono Anung.

Raimuna Nasional XI itu akan diselenggarakan sampai 21 Agustus. Para peserta tidak hanya diajari kepramukaan seperti hidup di alam bebas. Tapi juga tentang wawasan kemaritiman, teknologi informasi, bahaya narkoba, dan menjaga toleransi. Para pemateri yang akan dihadirkan mulai dari menteri hingga praktisi. Diantaranya, Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan, Try Sutrisno, dan Chairul Tanjung. (jun/don/jpg)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top