Isak Tangis JCH Sultra Pecah di Asrama Haji Sudiang Makassar, Kloter 20 Berangkat Hari Ini – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
Zetizen Iklan Iklan 10 Iklan 23
HEADLINE NEWS

Isak Tangis JCH Sultra Pecah di Asrama Haji Sudiang Makassar, Kloter 20 Berangkat Hari Ini

JCH kloter 19 asal Kota Kendari sudah berangkat di Jeddah, Minggu (13/8/2017). Hari ini (14/8/2017), giliran kloter 20 diberangkatkan. Foto : Fajar.

KENDARIPOS.CO.ID — Kalimat Labbaikallahumma Labbaik menggema di dalam aula 3 Asrama Haji Sudiang Makasar. Seisi ruangan pecah oleh tangis para jamaah. Semuanya menunduk dan mengikuti suara pemandu acara melafalkan kalimat pengantar haji itu. Perempuan maupun laki-laki tak ada beda, semuanya terisak sambil menutup mata. Dalam hitungan jam lagi setelah itu mereka akan menginjakkan kaki di tanah suci memenuhi panggilan Allah.

Suasana itulah yang tampak dalam acara pelepasan jamaah haji asal Sultra yang diawali dengan pemberangkatan kloter 19 ke tanah suci, Minggu (13/8/2017). Acara dimulai dengan penyampaian pesan-pesan dari sejumlah pejabat Kemenag. Selanjutnya, Sekretaris Itjen Kemenag RI Dr. H. Hilmi Muhammadiyah hadir memantau langsung proses penerimaan dan pemberangkatan haji di Embarkasi Makassar. Ia menyerahkan Bendera Merah Putih kepada ketua kloter 19 asal Kota Kendari Sulawesi Tenggara, Samsuri yang menandai pelepasan jamaah haji ke Arab Saudi.

Kakanwil Kemenag Sultra dalam sambutannya menyampaikan kepada JCH kloter 19 UPG untuk selalu mengikuti seluruh rangkaian pelaksanaan haji sesuai dengan petunjuk panitia dan pembimbing ibadah. Sebab menurutnya merekalah yang lebih memahami apa yang butuhkan jemaah. “Jangan dengarkan ajakan pihak lain. Ikutilah petunjuk dan arahan petugas kita yg lebih paham kondisi lapangan,” pesannya. Hal itu juga ditegaskan kepala Kemenag Sulsel, H. Wahid Thahir, selaku ketua PPIH Makassar dalam sambutannya.

Ketua Kloter 19, Samsuri memastikan seluruh anggotanya dalam keadaan sehat saat pemberangkatan. Meskipun sebelumnya ada jemaah yang harus dirujuk ke RS Wahidin Makasar namun setelah menjalani perawatan dinyatakan layak untuk kembali bergabung dengan rombongan. “Namanya Komas, dia warga Kendari sudah sakit sejak di bandara, kemarin. Tadi malam (kemarin malam,red) masuk rumah sakit, tapi pagi sudah kembali bergabung,” jelasnya ditemui sebelum pemberangkatan Minggu siang, kemarin.

Usai pelepasan, jemaah diantar ke bandara dengan 4 bus milik asrama haji Sudiang pada pukul 11.00 WITA. Tepat pukul 13.15 siang, maskapai penerbangan Garuda Indonesia membawa kloter 19 jamaah menuju Jeddah Arab Saudi. Diperkirakan mereka akan tiba pukul 18.30 waktu setempat atau tengah malam untuk waktu Indonesia. Perjalanan Makasar- Jeddah ditempuh selama kurang lebih 11 jam.

Sebelum bertolak ke Jeddah, Sabtu (12/8) lalu jamaah diterima langsung oleh panitia haji Makasar yang ditandai dengan seremoni serah terima oleh Plt. Gubernur Sultra, Saleh Lasata kepada Kepala Kanwil Kemenag Sulsel Wahid Thahir yang juga ketua PPIH Sulsel. Saleh Lasata berpesan agar jemaah menjaga kesehatan masing-masing. Sebab cuaca di Saudi Arabia dua kali lipat lebih panas dari Indonesia. Bila tak banyak minum air putih maka jemaah terancam dehidrasi. Terlebih tak sedikit dari mereka yang usianya sudah uzur bahkan hanya mampu berjalan dengan kursi roda. “Mereka inilah yang harus mendapat perhatian khusus. Tapi bukan berarti jemaah dibeda-bedakan tapi pasti ada yang lebih membutuhkan,” jelasnya saat ditemui di Asrama Haji Sudiang Makasar Sabtu lalu.

Dia juga meminta ketua kloter dan petugas lainnya tidak perlu canggung karena adanya beberapa pejabat di dalam kepesertaan haji. “Saya kira semua jemaah sama saja, tidak ada yang istimewa. Perlakukan saja sebagaimana mestinya,” tambahnya. Para pejabat yang tergabung dalam kloter 19 itu yakni Anggota DPR RI Tina Nur Alam bersama putranya Muhammad Radhan Nur Alam, Danrem 143 HO Andi Perdana Kahar, Asisten 1 Pemprov Safaruddin Safaa.

Sementara itu, kloter 20 juga siap berangkat Senin (14/8) malam nanti tepatnya pukul 22.30 WITA. Mereka adalah jemaah asal Kota Kendari, Konawe, Buteng, Mubar dan Konkep dan Konut yang berjumlah 455 orang. Mereka sudah diterima di Asrama Haji Sudiang Makasar tadi malam dan langsung dibagikan gelang tanda pengenal. (b/ely)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top