SK Bupati Bombana Terbit 18 Agustus, Hampir Pasti Ikut Dilantik 22 Agustus – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
HEADLINE NEWS

SK Bupati Bombana Terbit 18 Agustus, Hampir Pasti Ikut Dilantik 22 Agustus

Tafdil – Johan

KENDARIPOS.CO.ID — Peluang H Tafdil-Johan Salim untuk dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bombana, bulan ini sangat terbuka. Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) mengestimasi, Surat Keputusan (SK) pelantikan terhadap pasangan yang meraih lebih 50 persen suara itu bisa terbit tanggal 18 Agustus nanti. Dengan demikian, pelantikannya bisa dilakukan 22 Agustus bersamaan dengan Kolaka Utara dan Buton.

“Asal usulan (pelantikannya) segera diajukan, Insya Allah bisa terkejar. Paling lama 18 Agustus, sudah bisa terbit SK-nya (Bombana),” kata Akmal, Direktur Fasilitas Kepala Daerah,  DPRD dan Hubungan Antar Lembaga (FKDH), Direktorat Jenderal Otonomi Daerah, Kemendagri, di kantornya, Jalan Merdeka Utara,  Jakarta, (11/8). Akmal mengaku mendapat laporan bahwa Pemprov Sultra sudah dalam perjalanan membawa dokumen pengajukan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Bombana terpilih.

“Saya sudah berbicara sama Asisten dan Kepala Biro Adminisrasi (Pemprov Sultra) melalui telpon terkait dokumen pelantikan tersebut. Kabarnya dokumen itu segera diserahkan,” katanya. Bila dokumen telah diterima pihaknya berjanji akan secepatnya memproses berkas tersebut. “Komitmen kita, paling lama Jumat depan tanggal 18 sudah selesai.  Sehingga pemerintah daerah bisa mempersiapkan proses pelantikan serentak gelombang kedua,” ungkapnya.

Ia menjelaskan secara prosedur pengurusan dokumen pelantikan itu sebenarnnya memakan waktu 14 hari kerja, artinya bila dihitung sejak Jumat (11/8), harusnya baru bisa kelar 25 Agustus nanti. Tapi, kata Akmal, bisa saja ada diskresi atau kebijakan mengingat harus mengejar jadwal pelantikan gelombang kedua terhadap kepala daerah hasil Pilkada 2017, yang sudah ditetapkan tanggal 22 Agustus. Syaratnya, sepanjang berkas dan dokumen kelengkapan sudah siap, maka tidak ada masalah. Waktu 14 hari itu disiapkan guna mengantisipasi jika saja ada kekurangan berkas.

Terkait proses pelantikan sendiri, Akmal mengaku juga sudah berkomunikasi kepada Plt Gubernur Sultra untuk melakukan pelantikan, dan tinggal menunggu hari H. “Tidak ada masalah lagi. Beliau (Plt Gubernur) sudah siap melakukan pelantikan. Tinggal teknisnya yang diatur, karena mungkin tidak semua dilantikan di Kendari,” kata Akmal.

Pejabat di Kemendagri ini juga menyinggung rencana pelantikan Bupati Buton terpilih Samsu Umar Abdul Samiun. Soal ini, pihak Kemendagri tengah menunggu hasil koordinasi dari Komisi Pemberentasan Korupsi (KPK). “Tinggal tunggu respon dari KPK. Yang bersangkutan kan saat ini ditahan,  namun yang bersangkutan menang (Pilkada). Perintah Undang-undang dia (Bupati Buton) harus dilantik,  jadi kita menunggu izin KPK untuk membawa keluar Bupati Buton agar dapat dilantik di Kemendagri,” ungkapnya.

Namun,  jika hal terburuk KPK tidak memberikan izin maka kata Akmal pelantikan akan dilaksanakan di dalam Rumah Tahanan (Rutan). Soal waktu pelaksanaan sendiri,  Akmal mengungkapkan tidak ada yang berbeda.  Proses pelantikan Bupati Buton akan dilakukan pada tanggal 18 Agustus nantinya. “Rencana itu tanggal 18 karena lokasi Bupati Buton di Rutan di Jakarta, agar Plt Gubernur memiliki kesempatan untuk balik ke daerah untuk melakukan lainnya pada tanggal 22 Agustus. Bombana dan Kolaka Utara juga akan dilantik,  jadi tidak mungkin Plt dibagi dua, maka itu muncul rencana pelantikan Bupati Buton dimajukan pada tanggal 18. Namun kita tunggu saja hasil koordinasi dari KPK,” pungkasnya. (yog)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top