Program PKK Konkep “Diabaikan” Disperindakop – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Konawe Kepulauan

Program PKK Konkep “Diabaikan” Disperindakop

Dok/mursalim/kendari pos
Ketua PKK Konkep, Dra Nurul Hidayati Amrullah (pakai selempang) saat mendampingi Ketua PKK Sultra, Tina Nur Alam (depan) pada sebuah kegiatan belum lama ini.

KENDARIPOS.CO.ID — Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Konawe Kepulauan punya komitmen kuat meningkatkan ekonomi masyarakat. Makanya, banyak program yang dimunculkan untuk itu. Sasarannya tentu ibu rumah tangga dengan mengembangkan berbagai potensi ekonomi berdasarkan kearifan lokal. Hanya sayangnya, berbagai program menarik tersebut belum bisa terealisasi. Pasalnya, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperidakop dan UKM) Konkep terkesan mengabaikan semua program bagus tersebut. Kondisi ini sangat disayangkan Ketua PKK Konkep, Dra Nurul Hidayati Amrullah.

Menurut dia, kearifan lokal yang ada di Pulau Wawonii sangat banyak dan potensi besar untuk dikembangkan. Hanya saja, dinas terkait belum mengindahkan program-program PKK. “Responnya ada (Disperindakop dan UKM,red), tapi sampai saat ini belum ada realisasi,” ujar Nurul Hidayati, jumat(11/8). Beberapa kearifan lokal yang dimaksud adalah anyaman Kolosua di Desa Tekonea Kecamatan Wawonii Tengah dan pembuatan Nentu di Wawonii Selatan. Lebih lanjut Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konkep ini mengatakan, masyarakat harus diberikan pelatihan untuk bisa mengolah potensi-potensi yang bisa menjadi andalah pulau berbentuk hati ini. Bukan dari hasil pertanian saja yang bisa diolah untuk ditonjolkan, tapi aspek perikanan juga sangat berpotensi.

“Di semua kecamatan yang tersebar di pulau ini, masing-masing punya keunggulan untuk ditonjolkan. Mulai dari pertanian, perikanan bahkan rumput yang tumbuh liar bisa diolah,” ujar Bunda Paud Konkep itu. Dirinya sangat berharap, Disperindakop bisa secepatnya merealisasikan program PKK. Karena program tersebut bisa meningkatkan perekonomian dan kemajuan daerah ini. Sayangnya, pihak Disperindakop belum ada yang memberi alasan sehingga “mengabaikan” program PKK tersebut. (c/san)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top