KPU Godok Pedoman Teknis Pilgub Sultra, Bulan Ini Disahkan – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Politik

KPU Godok Pedoman Teknis Pilgub Sultra, Bulan Ini Disahkan

Ketua KPUD Sultra, Hidayatullah

KENDARIPOS.CO.ID — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tenggara (Sultra) tengah menyusun pedoman teknis pemilihan gubernur dan wakil gubernur periode 2018-2023 mendatang. Mulai dari tahapan penyusunan pedoman teknis Pilgub 2018, penyusunan pedoman teknis tata kerja dan pembentukan PPK, PPS dan KPPS, pedoman teknis pemutakhiran data pemilih, pedoman teknis pencalonan (baik pedomanan teknis pencalonan melalui dukungan jalur partai politik dan pedomana teknis melalui jalur perseorangan), pedoman teknis kampanye, pedoman teknis dana kampanye, pedoman teknis sosialisasi dan pertisipasi masyarakat dan pedoman teknis pemantau pemilihan.

Ketua KPU Sultra, Hidayatullah mengatakan, kedelapan pedoman teknis tersebut akan ditetapkan bulan ini. Dalam penyusunan pedoman teknis tersebut, sudah menerima masukan dari Bawaslu Sultra dan saat ini sudah dilaporkan kepada KPU RI untuk dilakukan asistensi dan koreksi. “Insya Allah delapan pedoman teknis tersebut bisa ditetapkan dalam bulan Agustus 2017 ini,” katanya kemarin (11/8).

Dijelaskannya, penyusuan pedoman teknis tersebut sangatlah penting. Pasalnya, hal itu sebagai rujukan dan pedoman pelaksanaan bagi pelaksanaan Pilgub Sultra 2018, baik untuk internal penyelenggara, pemilih dan peserta pemilihan. “Pedoman teknis ini disusun berlandaskan pada ketentuan peraturan KPU yang telah disahkan,” ungkapnya.

Secara singkat lanjut dia, untuk tahapan persiapan pencalonan, KPU Sultra mempersiapkan pertemuan koordinasi dan konsolidasi dengan partai politik tingkat provinsi. Termasuk 16 institusi pemerintahan yang memiliki peran dan kewenangan khusus dalam pengajuan syarat administrasi dan kesehatan Cagub dan Cawagub Sultra yang akan dilaksanakan pada 21 Agustus 2017 nanti. Instansi-instansi itu antara lain Kepolisian Daerah, Kejaksaan Tinggi, Pengadilan Tinggi, Perpajakan, Dinas Pendidikan, Rumah Sakit Bahteramas, Badan Narkotika Nasional Daerah Sultra, Himpsi Sultra, Kementerian Hukum dan HAM Sultra, Pemprov Sultra, Lapas dan Rutan, dan pihak lain yang berkompoten. “Rakor dan konsolidasi ini penting agar kedepan para calon baik Cagub dan Cawagub Sultra mendapatkan pelayanan yang adil tidak diskriminatif dan benar-benar sesuai dengan keadaan, kondisi dan status yang benar,” ungkapnya.

Olehnya, lanjut dia, saat ini pihaknya tentu juga tengah melakukan konsolidasi internal untuk merealisasikan pelaksanaan Pilgub yang terbaik. Konsolidasi internal kata dia, akan dilakukan melalui rapat pimpinan dengan seluruh komisioner dan sekretariat di 17 kabupaten/kota dalam rangka menyinergikan, mengkonsolidasikan serta menata kelola kerja-kerja tahapan Pilgub Sultra 2018 agar terjadi kesepahaman dan kepatuhan komisioner dan sekretariat dalam melaksanakan pilgub Sultra 2018, sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku serta tugas-tugas yang diberikan oleh KPU RI dan KPU Provinsi Sultra.

Selain itu, KPU Sultra sementara membuka sayembara maskot dan jingle Pilgub Sultra 2018. Sayembara dibuka secara umum dan akan ditentukan pemenang nanti pada akhir Agustus 2017. “Sayembara maskot dan jingle ini sementara proses pendaftaran dan telah diangkat juri penilai dari kalangan akademisi, sejarawan, budayawan, musisi dan kartunis,” ungkapnya. (wan/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top