Hotel di Kendari Wajib Miliki Amda Lalin – Kendari Pos Online
Jalan Sehat

pariwara
Iklan Jalan Sehat Kenpos Iklan 10 Iklan 23
Metro Kendari

Hotel di Kendari Wajib Miliki Amda Lalin

Agus Sutarto

KENDARIPOS.CO.ID — Dinas Perhubungan Kota Kendari meminta kepada pemiliki hotel baik perseorangan maupun perseroan agar wajib memiliki analisis dampak lalu lintas (Amda Lalin). Imbauan itu merujuk pada Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor 75 tahun 2015 tentang penyelenggaraan analisis dampak lalu lintas.

Amda Lalin yang dimaksud meliputi kajian tentang keberadaan hotel terhadap dampaknya pada arus lalu lintas. Ketentuannya bahwa sebuah hotel diukur berdasarkan jumlah kamarnya, yang disesuaikan dengan potensi jumlah aktifitas keluar masuk ke lingkungan hotel dan dampaknya terhadap lalu lintas sekitar.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Kota Kendari, Agus Sutarto. Menurutnya, masih banyak hotel di Kota Kendari yang tidak memiliki dokumen Amda Lalin. Padahal sangat dibutuhkan untuk menentukan potensi macet arus lalu lintas pada ruas jalan tertentu. “Masih banyak yang belum mengurus Amda Lalin. Di Kendari ini baru tiga hotel yang punya. Salah satunya Grand Clarion Hotel. Makanya yang lain kita minta segera mengurus,” ujar Agus Sutarto.

Hanya saja, Agus memaklumi hotel-hotel di Kota Lulo ini ketika belum memiliki dokumen Amda Lalinnya. Pasalnya, Permenhub Nomor 75 Tahun 2015 baru keluar disaat sudah banyak hotel yang berdiri. “Dulu pada saat pengurusan izin mendirikan bagunan (IMB) kan belum ada Permenhub ini. Jadi kita maklumi dulu. Hanya saja harus segera diurus,” jelasnya.

Agus menambahkan sudah melakukan survei dan pendataan terhadap hotel tanpa Amda Lalin. Terkait berapa lama waktu yang diberikan kepada pihak hotel untuk mengurusnya, Agus masih akan berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya. “Kita komunikasi dulu dengan Polda maupun Polres dan juga Dishub Provinsi Sultra. Selanjutnya kami akan keluarkan surat edaran,” tegasnya.

Sesuai Permenhub tersebut, disebutkan bahwa, sanksi bagi hotel yang tidak memiliki Amda Lalin adalah bisa berupa penghentian operasi dan pelayanan hingga 30 hari kalender. Dalam aturan tersebut, selain hotel, bangunan umum lainnya seperti sekolah, pasar, dan pusat keramaian semua harus memiliki amda lalin.

“Sebenarnya bukan cuma hotel. Tetapi semua fasilitas keramaian harus memiliki Amda Lalin. Nanti akan kami koordinasikan dulu mengenai teknisnya,” pungkas Agus. (m1/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top