Enam Oknum Kades di Wakatobi Diduga Selewengkan Dana Desa – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Hukum & Kriminal

Enam Oknum Kades di Wakatobi Diduga Selewengkan Dana Desa

KENDARIPOS.CO.ID — Enam laporan masyarakat tengah diproses Kejaksaan Negeri (Kejari) Wakatobi terkait dugaan penyalahgunaan anggaran dana desa dan dana desa (ADD dan DD) tahun 2017. Masyarakat mengadukan enam oknum kepala desa (Kades). Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Wakatobi, Rudi, SH mengatakan sejak awal tahun hingga medio 2017 ini sekira enam aduan telah diproses. Tiga diantaranya sudah masuk pada tahap penyidikan. Kata Rudi, jaksa masih melakukan pemberkasan dan mengumpulkan data terkait dugaan penyelewengan ADD dan DD yang disangkakan kepada tiga oknum Kades. Jika sudah lengkap, pihak Kejari Wakatobi akan merilis tersangka secara resmi.

“Tiga diantaranya sudah masuk tahap penyidikkan dan dipastikan sudah ada calon tersangkanya. Tapi, kita mohon maaf belum bisa beberkan nama-namanya kecuali sudah status tersangka,” ujar Rudi, Jumat (11/8).

Enam kasus yang diadukan menurut Rudi, terjadi di wilayah Wangi-wangi, Wangiwangi Selatan dan Kaledupa. Seluruh terlapor dinilai tidak transparan sehingga diduga ada perbuatan tipikor. Kerugian negara yang ditimbulkan berdasarkan laporan dan data yang diperoleh bervariasi setiap kasus yang ditanganinya. “Kisarannya mencapai Rp 200 juta hingga Rp 350 juta. Tapi itu akan kita buktikan dalam proses penyidikan,” tambah Rudi.

Meski terbatas personel penyidik, Rudi memastikan proses penyelidikan dan penyidikan aduan masyarakat itu akan diproses secara bertahap. “Tak hanya butuh waktu tapi kita juga saat ini kekurangan tenaga sehingga untuk menyelidikinya dilakukan satu demi satu dan perlu diketahui yang masuk di Kejari Wakatobi bukan hanya soal kasus ADDdan DD saja tetapi ada kasus-kasus lainnya,” tutup Rudi. (thy/c)

 

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top