Empat Terduga Teroris Dibekuk, Bikin Peledak dan Kirim Orang ke Filipina-Syria – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Nasional

Empat Terduga Teroris Dibekuk, Bikin Peledak dan Kirim Orang ke Filipina-Syria

Densus 88

KENDARIPOS.CO.ID — Densus 88 Anti Teror melakukan penangkapan berantai pada empat terduga teroris di Jambi dan Serpong, Jawa Barat. Mereka diduga membuat peledak dan berperan memberangkatkan orang ke Filipina dan Syria. Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divhumas Polri Kombespol Martinus Sitompul menuturkan, tiga orang yang ditangkap di Jambi berinisial S, AR dan RB. ”Ada dua peran yang mereka lakukan,” terangnya.

Untuk peran pertama, mereka mengirimkan orang-orang yang ingin bergabung dengan Kelompok Abu Sayyaf di Filipina. Kedua, mereka ternyata juga melakukan praktik uji coba pembuatan bahan peledak. ”Soal jenis bahan peledak masih dalam pendalaman,” tuturnya.
Ketiganya saat ini masih dalam pemeriksaan intensi oleh Densus 88 Anti Teror. Apabila ditemukan bukti-bukti yang cukup tentu akan dilanjutkan dengan proses hukum. Sedangkan yang di Serpong yang berinisial SP diduga terlibat dalam pemberangkatan orang yang ingin bergabung dengan Abu Sayyaf di Filipina dan ISIS di Suriah.

”Dia juga melakukan penggalangan dana. Saat ini dia sedang diperiksa,” terangnya. Berapa jumlah orang yang telah dikirim ke Filipina dan Suriah? Dia mengatakan bahwa data jumlah pengiriman orang sedang dicari. Yang pasti, penangkapan ini juga mencegah untuk pemberangkatan kembali. ”Bisa semakin banyak kalau dibiarkan,” paparnya.

Penangkapan mereka merupakan hasil informasi dari sejumlah negara. Yang memberikan data terkait identitas pengirim. Untuk metode penggalangan dana, Martinus mengatakan bahwa penggalangan dana dilakukan dengan meminta sumbangan para perseorangan. Sumbangan dari orang-orang itu kemudian digunakan untuk bisa memberangkatkan orang yang ingin bergabung kelompok teror. ”Person to person, mendatangi rumahnya langsung. Meminta sumbangan untuk berbagai hal. Namun, untuk lebih detilnya sedang digali kembali,” jelas mantan Kabidhumas Polda Metro Jaya tersebut. (idr/ttg)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top