Jika Stres Melanda, Oleh : Slamet Ristanto – Kendari Pos Online
Jalan Sehat

pariwara
Iklan Jalan Sehat Kenpos Iklan 10 Iklan 23
Kolom

Jika Stres Melanda, Oleh : Slamet Ristanto

KENDARIPOS.CO.ID — Persoalan hidup yang kian berat bisa membuat manusia mengalami perasaan tertekan atau lazim disebut stress. Karenanya, boleh jadi kata stress paling banyak disebut oleh orang di seluruh dunia. Seorang kawan bercanda, jika saat ini ada orang yang tidak memiliki rasa stress justru ia termasuk manusia yang tidak normal. Masuk akal juga, karena jika seseorang tidak punya rasa stress boleh jadi yang bersangkutan sudah mati rasa.

Stress bisa terjadi kapan dan di mana saja karena tergantung situasi kondisi yang terjadi. Di kantor bisa stress, di rumah bisa stress begitu juga di lingkungan sosial masyarakat. Bahkan dalam perjalanan pergi pulang dari dan ke kantor kini banyak orang dibuat stress oleh kemacetan dan perilaku orang lain di jalan yang tidak tertib.

Saya memang bukan seorang psikolog yang memiliki teori-teori tentang stress. Tetapi, saya pikir permasalahan stress bersifat universal yang siapapun memiliki pengalaman bagaimana menghadapinya stress. Siapa tahu, tulisan ini bisa lebih disempurnakan oleh para psikolog yang memang berkompeten di bidangnya.

Menurut saya, jika rasa stress dapat dibagi tiga tingkatan yaitu ringan, sedang dan berat, maka yang harus segera diatasi adalah yang stress tingkatan berat karena sangat berbahaya yang bisa berujung pada kondisi depresi dan tertutup akal sehatnya. Kadang kita dengar berita ada orang mengakhiri hidupnya atau menjadi gila gara-gara stress.

Namun demikian, stress tingkatan ringan juga tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena lama-lama juga bisa menjadi stress tingkatan berat karena terakumulasi. Ibaratnya begini. Kita mengangkat sebuah handphone. Ringan. Tetapi jika kita disuruh mengangkatnya selama sejam, dua jam, tiga jam, setengah hari dan seterusnya tanpa istirahat makin lama makin berat bukan? Lama-lama kita tidak mampu melakukannya.

Oleh karenanya jika menghadapi stress upayakan bisa mengalihkan fokus untuk hal-hal lain agar perasaan dan pikiran bisa segar kembali. Kita bisa melakukan rekreasi bersama orang-orang tercinta atau melakukan kegiatan lain yang positif. Saya pribadi jika menghadapi stress asal tidak stress tingkatan berat fokus perhatian saya alihkan untuk kegiatan menulis. Ternyata malah menghasilkan banyak tulisan dan bahkan menjadi lupa kalau punya masalah. Kita tidak boleh menyerah kepada stress tetapi harus lebih kuat! Semoga menginspirasi. Salam GrowinG!

 

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top