Jamaah Calhaj Kendari Tiga Flight, 450 Koper Lolos Ketentuan Berat Maksimal – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Metro Kendari

Jamaah Calhaj Kendari Tiga Flight, 450 Koper Lolos Ketentuan Berat Maksimal

Koper JCH Sultra.

KENDARIPOS.CO.ID — Perjalanan jamaah calon haji (Calhaj) dari Sultra menuju Makkah dimulai Jumat (11/8) pagi. Jamaah kelompok terbang (Kloter) 19 dari Kota Kendari menjadi pembuka gelombang keberangkatan ke tanah suci. Mereka diterbangkan menuju embarkasi Makassar, sebelum terbang menuju Jeddah, Arab Saudi. Total ada 450 jamaah akan mengudara dengan tiga flight.

Kelompok pertama terbang pukul 10.00 Wita lalu pukul 14.00 Wita dan terakhir pukul 15.00 Wita dengan masing-masing 150 jamaah, menggunakan maskapai Sriwijaya Air. Sebelum rangkaian perjalanan itu, seluruh barang bawaan calon haji terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). Pemeriksaan itu dimaksudkan untuk memastikan seluruh barang bawaan jamaah tidak terdapat barang terlarang. Sebut saja, benda logam berbahaya, korek api, cairan melebihi ketentuan dan terutama narkoba dan juga senjata tajam, semuanya tidak boleh ikut mengudara.

Selain pemeriksaan oleh PPIH Sultra, otorita bandara juga akan terlibat. Pemeriksaan akan dilakukan tiga kali, sebelum jamaah tiba di wilayah otorita Raja Salman bin Abdul Azis. “Jadi pertama kita periksa dulu di Asrama Haji, yakni penimbangan berat. Yang lewat 35 kilo kita bongkar. Selanjutnya disortir di bandara, dan terakhir di Makassar,” jelas Syamsul Usman, Kepala Seksi Akomodasi Transportasi Haji, saat ditemui disela memeriksa koper jamaah haji.

Pantauan Kendari Pos, koper jamaah haji seluruhnya sudah berada di Bandara Halu Oleo sejak Kamis sore. Hasil pemeriksaan awal, sebanyak 450 koper, semuanya dianggap lolos ketentuan berat maksimal. Seluruhnya, bagasi jamaah sudah tergembok dan terbungkus tali nilon, dilengkapi dengan foto serta identitas pemilik. “Paling berat 32 kilo, bahkan ada yang hanya 10 kilo. Tidak ada barang terlarang. Tapi kalau di bandara terdeteksi yang mencurigakan, pasti dibongkar lagi” jelasnya.

Terpisah, Sekretaris Kota Kendari, Alamsyah Lotunani akan turut mengantar jamaah haji hingga ke Makassar. Ketua KONI Kota Kendari itu ingin memantau langsung persiapan jamaah sampai pada keberangkatannya ke tanah suci. Pemkot menyiapkan enam armada bus untuk mengangkut jamaah hingga ke bandara. Bahkan, Pemkot juga sudah berkoordinasi dengan panitia terkait transportasi jamaah dari Bandara Hasanuddin hingga ke embarkasi Makasaar. (Alfin)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top