Idrus Marham: Tidak Perlu Serius Tanggapi Klaim GMPG – Kendari Pos Online
Jalan Sehat

pariwara
Iklan Jalan Sehat Kenpos Iklan 10 Iklan 23
Politik

Idrus Marham: Tidak Perlu Serius Tanggapi Klaim GMPG

KENDARIPOS.CO.ID — Baru-baru ini, Gerakan Muda Partai Golkar (GMPG) merilis 17 anggota DPP Partai Golkar yang mendukung dan akan bergabung dalam gerakan ‘Golkar Bersih’. Mereka adalah Yorrys T Raweyai, Nusron Wahid, Lodewijk Freidrich Paulus, Kahar Muzakir, Airlangga Hartanto, Ibnu Munzir, Indra Bambang Utoyo, Agus Gumiwang Kartasasmita, Zainudin Amali, Eni M Saragih, Bambang Soesatyo, Gatot Sudjito, Andi Sinulingga, M Sarmuji, Ace Hasan Syadzily, Ichsan Firdaus, dan Ridwan Hisyam.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Idrus Marham tak mau memusingkan hal itu. Menurut dia, kriteria tentang bersih dan tidak bersih oleh GMPG sebenarnya tidak jelas. Sebab kriteria soal itu dibuat sendiri oleh GMPG sendiri.
“Jadi tidak perlu kita respons secara serius,” ujar Idrus kepada wartawan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

Idrus mengaku bahwa pihaknya telah mengkonfirmasi ke beberapa anggota DPP Golkar yang ada di daftar tersebut. Namun kata dia, tak satupun dari mereka yang mengetahui bahwa namanya telah dicatut.

“Ada beberapa yang sudah sampaikan ke WA grup kita maupun ada juga yang konfirmasi langsung kepada saya yang menyampaikan bahwa mereka tidak tahu kok namanya dicantumkan,” kata Idrus tanpa memberitahukan siapa orang yang telah mengkonfirmasi tersebut.

Idrus kemudian mengaku bahwa pihaknya sama sekali tidak mempermasalahkan jika ada kader yang berwacana soal status tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan E-KTP Ketua Umum, Setya Novanto. Pasalnya menurut dia Keputusan resmi partai harus dibahas dan diputuskan dalam 3 forum. Diantaranya Musyawarah Nasional (Munas), Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas), dan rapat pleno DPP Partai Golkar.

Sejauh ini, lanjut Idrus, ketiga forum itu dan DPP telah memutuskan bahwa tidak ada Munaslub untuk mengganti Setya Novanto sebagai Ketum. “Dan apa yang disampaikan dalam rapat DPP Partai Golkar itu juga sudah berdasarkan Rapat Konsultasi Nasional yang dilakukan pada awal 2017,” katanya.

Setidaknya ada tujuh putusan yang diambil ketika itu. Semua keputusan tersebut bahkan telah disampaikan dan mendapat dukungan dari Ketua Dewan Pembina Aburizal Bakrie, Ketua Dewan Kehormatan B.J Habibie, Ketua Dewan Pakar Agung Laksono dan seluruh pengurus DPD I.

“Jadi saya kira ini sudah berjalan sesuai dengan mekanisme yang ada. Ada suara-suara seperti itu ya kita tentu ya kita imbau supaya mereka ikuti aturan-aturan partai yang ada,” demikian Idrus. (san/jpg)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top