Desember, Kebun Raya Kendari Resmi Dibuka untuk Umum – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Metro Kendari

Desember, Kebun Raya Kendari Resmi Dibuka untuk Umum

Walikota Kendari, Asrun bersama anggota DPRD Kota Kendari, saat meninjau kebun raya Kota Kendari. Dok/Kendari Pos.

KENDARIPOS.CO.ID — Akhir tahun nanti, masyarakat sudah bisa berwisata dengan nuansa alam di Kebun Raya Kendari. Meski sempat ditutup namun kebun raya itu akan dibuka kembali pada Desember nanti. Saat ini, pembangunan tahap dua tengah dikerjakan. Sesuai perencanaan, sepuluh item pekerjaan pada tahap dua dengan anggaran Rp 11 miliar akan rampung akhir 2017 ini.

Kepala Unit Pelaksana Tugas Dinas (UPTD) Kebun Raya Kendari, La Ode Yama mengungkapkan sepuluh item pekerjaan yang diantaranya pembuatan taman tematik, landscap camping ground dan gedung pameran tengah. “Akhir tahun masyarakat sudah bisa menikmati kebun raya ini. Nantinya, masih gratis bagi pengunjung,” ujar Yama, Kamis (10/8/2017).

Diakui Yama, kebun raya akan di pra launching pada Oktober mendatang. Hanya saja, belum adanya serah terima dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) kepada Pemkot Kendari sehingga belum bisa dilakukan pra launching. “Sebelumnya sebagai apresiasi untuk Wali Kota Kendari sebagai inisiator, kita mau pra launcing di masa jabatan beliau. Tetapi karena satu dan lain hal, maka agenda itu dicancel,” ungkap Yama.

Nantinya, kebun raya dengan luas total sekira 96 hektare tersebut akan memiliki 7.000 koleksi tanaman. Disediakan pula ruang publik seluas 22 hektare untuk menikmati semua wahana dan jenis koleksi yang disediakan oleh lembaga ilmu pengetahuan Indonesia (LIPI). “Ada tiga koleksi utama dan khas kita, yaitu Ruruhi (sisgium sp), lobe-lobe, singi. Semuanya flora asli Sultra,” rinci Yama.

Pengerjaan pembangunan kebun raya akan dilakukan empat tahap dan diproyeksikan tuntas pada 2019 nanti. Total dana yang akan dihabiskan sebesar Rp 60 miliar yang turun secara bertahap. “Tahap satu, Rp 12 miliar, tahap dua Rp 11 miliar. Adapun anggaran tahap tiga dan empat kita belum ketahui. Yang pasti, total anggarannya sekira Rp 60 miliar lebih,” jelasnya. Sementara itu, untuk akses jalan menuju kebun raya, Yama mengatakan pihaknya belum mengusulkan pengaspalan jalan sepanjang hampir tiga kilometer tersebut. Saat ini, kata dia, akses jalan masih perkerasan hingga kontur tanahnya lebih stabil. (m1/c)

 

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top