Selundupkan 100 Butir Obat Terlarang, Oknum Mahasiswa di Kendari Ditangkap Sipir Lapas – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
HEADLINE NEWS

Selundupkan 100 Butir Obat Terlarang, Oknum Mahasiswa di Kendari Ditangkap Sipir Lapas

Petugas Lapas Kendari menunjukkan barang bukti obat terlarang jenis PCC alias mumbul dan oknum mahasiswa penyelundup mumbul ke Lapas, Faisal Hidayat (tengah, kaos hitam). Foto : KAMARUDDIN / KENDARI POS

KENDARIPOS.CO.ID — Berada dibalik jeruji Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Kendari tak membuat Firman jera. Meski tubuhnya terkurung namun dia masih bisa mengonsumsi obat terlarang, pil PCC atau dikenal dengan mumbul. Dari balik jeruji Lapas, Firman mengubungi dan mengarahkan rekannya Faisal Hidayat (20) menggunakan handphone (HP) agar diberikan obat-obatan psikotropika tersebut.

Aksi Firman dan Faisal Hidayat yang juga oknum mahasiswa perguruan tinggi swasta itu dipergoki oleh Kepala Seksi Bimbingan Napi dan Anak Didik Lapas Kelas II A Kendari, Agus Rusdianto, Rabu (9/8). Faisal menyelundupkan 100 butir PCC itu yang disembunyikan dalam nasi kotak melalui ruang kerja Agus Rusdianto. Keduanya diamankan petugas Lapas.

Faisal datang ke Lapas sekira pukul 12.30 wita kemarin. Dia mengenakan jaket berwarna hitam sambil menenteng nasi kotak. “Pelaku ini telah berkomunikasi dengan Napi menggunakan HP dan nasi kotak yang berisi obat itu diselipkan melalui jendela ruangan saya,” ujar Agus Rusdianto.

Agus menjelaskan dirinya kaget ketika hendak masuk di ruang kerjanya dan melihat Firman sedang menerima bungkusan nasi kotak dari Faisal Hidayat melalui jendela. Agus lalu teriak dan segera keluar Lapas untuk menangkap Faisal yang menggunakan tas ransel. Anehnya, tahu ada petugas Lapas yang mengejarnya, Faisal tak melarikan diri. “Saya rasa pelaku ini habis konsumsi obat, karena dalam keadaan mabuk waktu saya tangkap. Sebab, saat saya teriak dari dalam ruangan, pelaku malah santai-santai saja. Tidak kabur. Setelah tertangkap, saya periksa nasi dos yang akan diselipkan dan ditemukan 10 paket obat berisikan jenis PCC,” tutur Agus Rusdianto.

1 of 2

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top