Dicecar 10 Pertanyaan, Kontraktor Kasus DAK Muna Mendadak Menggigil – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Hukum & Kriminal

Dicecar 10 Pertanyaan, Kontraktor Kasus DAK Muna Mendadak Menggigil

KENDARIPOS.CO.ID — Kecurigaan publik tentang tak seriusnya jaksa mengungkap misteri dugaan mega korupsi pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Muna 2015, sangat beralasan. Diusut sejak November tahun lalu, hingga kini perkara itu tak kunjung ada kemajuan berarti. Jaksa di Raha hanya menggilir puluhan orang untuk diperiksa, sedangkan pejabat di Kejati Sultra lebih suka tutup mulut. Kajati yang baru, Azhari sulit diharapkan bisa berbagi kabar.

Padahal, sempat ada harapan bila perkara ini bisa segera terbuka. Kala itu, saat Sugeng Djoko Susilo masih menjabat Kajati, ia sudah memerintahkan agar penanganan perkaranya diambil alih Kejati. Ia juga sudah secara terbuka menyampaikan ada penyelewengan dalam pengelolaan DAK Muna 2015 yang totalnya mencapa Rp 310 M. Dua modusnya terkuak, yakni mendepositokan duit negara itu dimana bunganya bank dinikmati oknum, dan 61 proyek yang dibiayai DAK, tak ada yang kelar tapi duit sudah cair.

Begitu Sugeng pergi, harapan itu perlahan sirna. Penggantinya, jaksa Azhari, jangankan bicara soal korupsi di Sultra, menemui wartawan pun dia ogah. Sentral informasi ada di Asisten Intelejen (Assintel), Dian Friz Nalle yang mengaku belum tahu banyak soal kasus tersebut, kecuali jaksa penyidiknya. Praktis, satu-satunya harapan agar urusan ini segera terungkap adalah keseriusan penyidik di Kejari Muna, agar publik tak terus menerus curiga.

Harapan itu bisa saja terwujud. Pekan ini, puluhan perusahaan yang mengerjakan proyek-proyek berdana DAK, disasar jaksa untuk diperiksa. Itu dilakukan sepanjang pekan ini. Rabu (9/8) misalnya, ada tiga kontraktor yang dipanggil untuk dimintai keterangannya. Mereka adalah rekanan berbendara CV Ziadah Mokar Pusat Raha milik Zul Tasrida dan CV Ilham Jaya Utama milik Andi Salenk Iskandar, dan CV Azzahra.

1 of 2

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top