Main Judi Saat Ngantor, Lima PNS di Pemkab Buton Diringkus – Kendari Pos –
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Hukum & Kriminal

Main Judi Saat Ngantor, Lima PNS di Pemkab Buton Diringkus

KENDARIPOS.CO.ID — Lima oknum PNS Pemkab Buton tidak patut dicontoh. Bagaimana tidak, jam kantor yang mestinya digunakan untuk bekerja melayani masyarakat, malah dimanfaatkan lain. Diduga, saat jam kerja mereka malah asyik bermain judi. Hal itu terungkap, setelah personel Polres Buton melakukan pengrebekan.

Menyikapi hal tesebut, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Buton, La Bakri mengaku sangat menyesalkan perbuatan pegawainya. Pasalnya, PNS yang mestinya memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, malah sebaliknya. “Secara moril sangat disesalkan tidak seharusnya mereka berbuat seperti itu, apalagi posisi mereka sementara waktu kerja, padahal masih ada pekerjaan lain, apalagi kita ini orang-orang pemerintahan,” ujar La Bakry saat ditemui disela-sela memantau lokasi penyelenggaraan Festival Budaya Tua, di Takawa Selasa (8/8).

Meski demikian, Ketua PAN Buton itu mengaku belum mau berbicara jauh mengenai sanksi yang akan diberikan kepada aparatur sipil negara (ASN) itu yang bermental penjudi tersebut. Pasalnya, persoalan tersebut masih dalam penanganan aparat kepolisian. “Biarkan proses hukum berjalan dulu. Jika terbukti bersalah, maka ada sanksi ASN menanti,” katanya.

“Makanya, saya minta agar pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang ada lebih proaktif dan intensif mengontrol bawahanya. Dan mulai sekarang, evaluasi itu harus dilakukan,” sambungnya. Meski perbuatan judi yang dilakukan oleh oknum PNS tersebut saat jam kerja, La Bakry membantah kalau peristiwa tersebut terjadi di kompleks perkantoran Takawa. “Kejadian itu didalam kebun milik warga,” bebernya.

Untuk diketahui, perlakuan tidak terpuji oleh oknum ASN Buton terbongkar setelah tertangkap oleh aparat Polres Buton, Senin (7/8) sekira pukul 11.45 wita. Sehingga PNS tersebut bersama barang bukti langsung digiring ke Mapolres Buton untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dihubungi terpisah, Kapolres Buton, AKBP Andi Herman SIK enggan memberikan komentar terkait hal persoalan tersebut. “Saya belum mau komentar. Nanti setelah tiba dari Kendari baru konfirmasi ulang,” ujarnya. (ahi/c)

 

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top