Belum Kantongi Izin, PT GPW Sudah Beraktivitas di Wakatobi – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Wakatobi

Belum Kantongi Izin, PT GPW Sudah Beraktivitas di Wakatobi

ASTY NOVALISTA/KENDARI POS
Aktivitas PT GPW di Desa Sombu yang diduga belum mengantongi izin penambangan dan penggalian.

KENDARIPOS.CO.ID — Aktivitas pertambangan PT Golden Prima Wakatobi (GPW) yang melakukan eksploitasi galian C di Kelurahan Wandoka Utara dan Sombu selama ini, diduga ilegal. Diketahui, hingga kini perusahaan tersebut belum memiliki izin. Bahkan, izin mendirikan bangunan (IMB) untuk kantor juga belum ada.

Kepala Bidang Tata Ruang, Dinas PU dan Penata Ruang Kabupaten Wakatobi, Faisal, menegaskan PT GPW hanya memiliki izin asphalt mixing plant (AMP). Artinya aktivitas penggalian dan penambangan di Kelurahan Wandoka dan Desa Sombu merupakan tindakan ilegal. “Karena izin yang mereka miliki hanya AMP saja,” terang Faisal.

Faisal menambahkan untuk lokasi yang digunakan PT GPW masuk dalam kawasan tata kota, bukan area pertambangan. Padahal sebelumnya, pemerintah sudah melayangkan teguran agar pihak perusahaan mengurus segala izin sebelum melakukan aktivitas di lapangan.

“Kita sudah sampaikan untuk mengurus dulu segala izinnya. Misalnya IMB, sebelum melakukan pekerjaan itu. Sebenarnya mereka sudah datang urus tapi masih banyak persyaratan yang belum dipenuhi. Masa PT sebesar itu tidak mengantongi izin dari kecamatan,” sindir Faisal, selasa(8/8).

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Wakatobi, Djufri, menegaskan pihaknya belum tahu soal adanya aktivitas penambangan dan penggalian itu. Padahal, meski izin operasional dikeluarkan pemerintah provinsi, namun terlebih dulu harus ada rekomendasi dari pihak kabupaten karena melakukan kegiatan di Wakatobi.

“Izin dari provinsi itu terbit kecuali sudah ada rekomendasi dari kita di kabupaten. Tapi, bagaimana mau keluar izinnya kalau rekomendasi dari kami saja belum ada,” beber Djufri. (b/thy)

 

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top